Perbedaan Oven dan Microwave

Oven dan Microwave

Baik “microwave” dan “oven” mengacu pada dua peralatan dapur spesifik yang sering digunakan untuk keperluan pemanasan.

“Oven” adalah payung dan istilah luas untuk alat dapur yang menggunakan panas untuk memasak makanan. Alat itu sendiri berasal dari zaman prasejarah ketika peradaban yang berbeda mencoba memasak makanan dengan api. Oven terutama menggunakan metode isolasi termal untuk memasak makanan. Alat ini juga menyediakan berbagai metode memasak untuk sejumlah besar makanan. Hampir semua jenis makanan, entah itu daging, sayur, atau hidangan buah bisa diolah dengan oven. Ini bisa membakar atau memanggang makanan apapun. Selain itu, juga547 bisa memanaskan kembali sejumlah besar makanan.

Jenis oven bisa diklasifikasikan ke dalam banyak kategori. Oven masak bisa meliputi: oven konvensional, oven konveksi, oven tanah, oven gas, dan oven microwave. Sebagai alat, oven juga bisa digunakan untuk keperluan khusus seperti pembuatan tembikar, menempa, pembuatan kaca, keramik, semen, dan pengeringan kayu.

Dalam oven memasak, makanan yang dimasukkan ke dalam oven biasanya mentah atau sudah dimasak. Oven benar-benar memasak atau menyelesaikan masakan dari sajian tertentu. Selain itu, kebanyakan oven dijalankan oleh gas atau listrik tergantung pada model dan kondisinya.

Di sisi lain, ada microwave, kependekan dari oven microwave, atau konsep terkait pada alat tersebut. Microwave oven adalah jenis oven tertentu yang memanfaatkan radiasi yang aman untuk memasak dan memanaskan makanan. Oven jenis ini memanaskan makanan dengan cepat dan efisien. Oven microwave juga memiliki intensitas dan rentang radiasi yang berbeda (rendah, sedang, tinggi) dan pilihan berguna lainnya seperti defrost.

Oven microwave adalah alat yang dikembangkan dengan menggunakan teknologi radar. Itu ditemukan selama Perang Dunia Kedua; itu hanya secara resmi diluncurkan sebagai alat dapur pada tahun 1967. Meskipun oven microwave dapat melakukan sebagian besar metode memasak yang dilakukan oven konvensional, biasanya digunakan untuk bahan makanan pra-pemanasan dan pengeringan. Hal ini juga tidak terbatas sebagai oven memasak tetapi juga digunakan untuk cara cepat dan inovatif dalam banyak disiplin ilmu. Microwave oven dijalankan dengan listrik.

Ringkasan:

  1. “Oven” dan “microwave” keduanya mengacu pada peralatan yang menggunakan panas ke entitas lain, biasanya makanan. Kedua peralatan biasanya ditemukan di dapur atau mungkin juga digunakan di tempat lain untuk keperluan lain.
  2. “Oven” adalah istilah luas yang mencakup berbagai jenis ruang panas. Sebagian besar jenis oven dijalankan dengan metode insulasi termal dimana panas atau panas telanjang diterapkan pada makanan atau bahan. Di sisi lain, microwave adalah istilah khusus yang berkaitan dengan jenis alat tertentu. Microwave oven menerapkan radiasi yang aman daripada panas yang sebenarnya.

3.Ovens memiliki banyak sejarah dan berkembang dari waktu ke waktu. Oven dimulai sebagai alat untuk memasak berbagai makanan dari peradaban yang berbeda sejak zaman pra-sejarah. Sebaliknya, sejarah oven microwave relatif baru jika dibandingkan.

4.Ovens memiliki banyak kegunaan selain memasak. Banyak produk seperti kristal, kaca, keramik, tembikar, dan bahan lainnya dibuat menggunakan oven. Dalam hal microwave, makanan dan barang lain yang berlaku tidak dibuat namun dipanaskan ulang dan direkonstruksi untuk digunakan.

  1. Item makanan yang diatur ke dalam oven sering dimasak terlebih dahulu atau pada tahap terakhir memasak. Sementara itu, microwave bisa melakukan semua metode memasak yang dilakukan dengan oven tradisional, namun utamanya digunakan untuk pemanasan, pemanasan ulang, pengeringan, dan tujuan defrosting.
  2. Jenis oven tertentu bisa berjalan baik dengan gas maupun listrik. Beberapa oven digabung ke peralatan lain seperti bagian atas kompor dan menggunakan bahan bakar yang sama untuk memasak makanan. Sebaliknya, oven microwave hanya berjalan dengan listrik.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.