Perbedaan Galaksi dan Alam Semesta

Galaksi dan Alam Semesta

Perbedaan Kunci: Kumpulan dari beberapa bintang, debu, planet dan benda antar bintang lainnya, yang diikat oleh gaya gravitasi, dikenal sebagai galaksi. Alam semesta terdiri dari segala sesuatu yang ada dalam bentuk materi atau energi. Partikel kecil terkecil pasir juga merupakan bagian dari alam semesta dan juga galaksi terbesar juga merupakan bagian dari alam semesta.

Apakah Anda pernah menginginkan teleskop? Atau astronot dan astronom lebih mempesona Anda daripada dokter dan insinyur? Jika iya, maka tentunya Anda ingin tahu tentang alam semesta dan semua komponennya. Istilah ini terdengar menarik tapi terkadang kita sulit membedakannya. Galaksi dan alam semesta terkadang bisa disebut sebagai satu hal, karena kita dan sekitarnya semuanya adalah bagian dari alam semesta dan juga galaksi yang dikenal sebagai Bima Sakti. Namun, keduanya berbeda satu sama lain. Mari kita pahami perbedaan antara keduanya.

Koleksi yang terdiri dari bintang, debu, planet, dan materi antar bintang lainnya yang diikat oleh gravitasi disebut sebagai galaksi. Galaksi bisa mengandung sejumlah elemen. Sebagai contoh, sebuah galaksi kecil mungkin hanya terdiri dari beberapa ribu bintang, sedangkan sebuah galaksi besar mungkin berisi miliaran bintang di dalamnya. Bima Sakti adalah contoh galaksi; itu adalah galaksi yang terdiri dari Bumi dan Matahari kita. Para astronom hanya bisa memberikan informasi tentang galaksi yang diketahui dan yang dapat diamati di alam semesta. Namun, mungkin ada berbagai galaksi lain yang hadir di seluruh alam semesta. Ada tiga jenis Galaksi

  1. Spiral: Galaksi ini sedikit diratakan dan sistem ellipsoidal mereka didukung oleh gerakan acak yang ditunjukkan oleh bintang-bintang. Dalam jenis Galaksi ini, disk berisi bintang, planet, debu dan gas. Mereka semua berputar mengelilingi pusat galaksi dan secara teratur.
  2. Elliptikal: Mereka memiliki cakram yang relatif lebih rata dan juga didukung oleh rotasi. Ini juga dikenal sebagai disk galaksi. Galaksi elips raksasa dianggap sekitar dua juta tahun cahaya lamanya.
  3. Tidak Beraturan: Bentuk jenis galaksi ini sangat berbeda dengan elips dan spiral dan tidak memiliki bentuk atau struktur biasa.

Luminositas total galaksi bisa langsung berhubungan dengan jumlah bintang yang ada di galaksi. Galaksi memancarkan spektrum energi yang terus menerus dan dengan demikian, spektrum ini sangat berguna dalam memahami galaksi ini. Galaksi yang ada di alam semesta yang kita kenal tak terhitung banyaknya. Galaksi yang mengandung kurang dari satu miliar bintang, disebut sebagai “Galaksi Kecil.” Galaksi dapat terjadi sendiri atau berpasangan. Galaksi yang dekat dengan masing-masing, juga saling mempengaruhi. Galaksi dalam kelompok cenderung berinteraksi satu sama lain dan bahkan bisa tergabung di bawah pengaruh gravitasi interaktif

Para astronom umumnya percaya bahwa Galaksi terbentuk setelah fenomena kosmik yang dikenal dengan ‘Big Bang’. Fenomena ini berperan atas penciptaan alam semesta. Dipercaya bahwa itu terjadi hampir 10 miliar sampai 20 miliar tahun yang lalu. Dipercaya bahwa gelembung yang sangat panas dan padat meledak, dan kemudian partikel yang meledak membentuk berbagai benda astronomi. Nama dari beberapa Galaksi adalah Bima Sakti, Andromeda, Galaksi Cigar dan Galaksi Komet.

Alam semesta bisa dipahami sebagai ruang yang luas, yang luas sehingga menyimpan segala sesuatu yang ada. Seberapa besar alam semesta? Sulit untuk dijawab dan para astronom selalu mencoba meneliti topik ini. Dipercaya bahwa setelah ledakan Bing Bang, alam semesta diciptakan dan sejak saat itu alam semesta terus bergerak.

Alam semesta terdiri dari materi dan energi yang ada. Ilmuwan percaya bahwa alam semesta berkembang dan ini adalah bukti fenomena Bing Bang yang berlangsung hampir 13,7 miliar tahun yang lalu. Para ilmuwan juga dapat mengatakan bahwa apakah sebuah benda mendekati Bumi atau bergerak menjauh, dengan bantuan spektrum elektromagnetik objek. Pergeseran spektrum digunakan untuk perhitungan semacam itu.

Dengan demikian, bisa kita katakan bahwa alam semesta adalah superset yang berisi semua elemen yang ada. Ini juga terdiri dari semua galaksi. Oleh karena itu galaksi hanyalah salah satu komponen dari seluruh alam semesta.

 

Comments

comments