Perbedaan Syiah dan Sunni

Syiah dan Sunni

Dalam ajaran Islam, terdapat 2 aliran yang berbeda pendapat mengenai ajaran pokok Islam. Dari segi akidah, agama Islam memang terpecah menjadi 2 golongan yang berbeda pendapat. Kedua golongan tersebut yaitu Sunni dan Syiah. Perbedaan pendapat keduanya menyangkut ajaran-ajaran pokok Islam yang sifatnya fundamental. Berbeda dengan aliran NU dan Muhamadiyah di negara kita yang hanya berbeda pendapat soal tafsir hukum dalam ajaran Islam, perbedaan Sunni dan Syiah ini bahkan ada kaitanya dengan masalah keislaman dan keimanan.

Terdapat banyak perbedaan ajaran Sunni dan Syiah yang bisa dikatakan sangat jauh berbeda. Salah satunya yaitu soal cara pandang dari sisi akidah. Tak jarang dengan munculnya perbedaan-perbedaan ini, terjadi selisih paham yang kemudian memicu konflik serius yang berkepanjangan. Perbedaan-perbedaan apa saja yang dimaksud? Berikut penjelasan detailnya:

SyiahSunni
Iman· At-tauhid (Allah Maha Esa)
· An Nubuwwah (Para nabi merupakan pembawa pesan dari Allah untuk para umatnya)
· Al Imamah (percaya bahwa imam-imam adalah pemimpin umat dan penerus risalah kenabian)
· Al Adl (Allah Maha Adil)
· Al Ma’ad (percaya akan hari kebangkitan)
· Iman kepada Allah
· Iman kepada malaikat-malaikat Allah
· Iman kepada kitab-kitab suci Allah
· Iman kepada rosul-rosul Allah
· Iman kepada hari kiamat
· Iman kepada Qodho dan Qadar
Rukum IslamDalam ajaran Syiah, terdapat 5 rukun Islam, hanya saja ada 2 rukun Islam yang berbeda dengan rukun Islam yang dianut oleh kaum Sunni. Kelima rukun Islam yang dianut oleh kaum Syiah antara lain:
1. Menunaikan sholat
2. Melakukan ibadah puasa
3. Menunaikan zakat
4. Menunaikan ibadah haji
5. Al Wilayah
Dari kelima rukun Islam di atas, terlihat jelas bahwa bagi kaum Sunni, dua kalimat syahadat tidak termasuk rukun Islam dan Al-wilayah sebagai penggantinya.
Dalam ajaran Sunni, seseorang dikatakan Islam apabila ia memenuhi 5 rukun Islam sebagai berikut:
1. Membaca dua kalimat syahadat
2. Mengerjakan sholat
3. Mengerjakan ibadah puasa
4. Menunaikan zakat
5. Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu
SyahadatGolongan Syiah mengucapkan tiga kalimat syahadat, yaitu 2 kalimat syahadat yang sama dengan syahadat kaum Sunni (“Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”) dan satu kalimat syahadat yang menyatakan mereka bersaksi akan 12 imam yang dipercaya mampunyai kemaksuman.Golongan Sunni mengucapkan dua kalimat syahadat, yaituAsyhadu An La Illaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah (Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah)
Cara Pandang Terhadap ImamahKaum Syiah begitu meyakini adanya 12 imam dan kaum Sunni dan mereka lainnya yang tidak mengimani 12 imam mereka, mereka dianggap kafirKaum Sunni tidak mengimani bahwa terdapat para imam (12 imam) dalam ajaran Islam yang mereka yakini
Cara Pandang terhadap Para KhalifahBagi kaum Sunni, para khalifah (khulafaurrosyidin) adalah para pemimpin Islam yang sah. Para khalifah ini antara lain Abu Bakar Siddiq, Umar Bin Khatab, Utsman Bin Affan, dan Ali Bin Abu Thalib. Keempat khalifah ini adalah para pemimpin Islam yang baik.Bagi kaum Syiah, para khalifah tidak dianggap sebagai pemimpin Islam. Bahkan, ketiga khalifah (Abu Bakar Siddiq, Umar Bin Khatab, dan Utsman Bin Affan) adalah perampas kursi kekhalifahan Ali Bin Abi Thalib. Padahal Khalifah Ali Bin Abu Thalib mengakui kekhalifahan Abu Bakar Siddiq, Umar Bin Khatab, dan Utsman Bin Affan.
Cara Pandang terhadap Para ImamBagi kaum Syiah, Aisyah merupakan wanita yang dibenci oleh mereka. Demikian juga dengan para sahabat Rosulullah, kecuali Ali Bin Abu Thalib.Kaum Sunni sangat meyakini bahwa Aisyah yang tak lain adalah istri Rosulullah termasuk Ummahatul Mukminin dan para sahabat Rosulullah adalah orang-orang mulia.
Alqur’anMenurut golongan Syiah, Alqur’an yang telah menjadi pedoman dan petunjuk bagi kaum Sunni adalah Alqur’an yang telah mengalami perubahan di mana yang melakukan perubahan adalah para sahabat Rosulullah.Bagi golongan Sunni, Alqur’an adalah pedoman dan petunjuk umat manusia yang masih dan akan selalu orisinil hingga akhir zaman nanti.
HadistSyiah mengambil hadist-hadist yang di-shahihkan oleh Att Tahdziib, Man Laa Yah Dhuruhu, Al Istibshor, dan Al Kaafi.Sunni mengambil hadist-hadist yang di-shahihkan oleh Muslim, Bukhari, At-Tirmidz, Abi Dawud, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah.
Cara Pandang terhadap SyurgaBagi kaum Syiah, syurga hanya diperuntukan bagi para pecinta Ali Bin Abu Thalib. Mereka yang taat kepada Allah dan rosul, namun tidak cinta kepada Ali, mereka dianggap sesat dan pantas masuk neraka.Bagi kaum Sunni, syurga merupakan tempat yang pantas untuk mereka yang taat kepada Allah dan rosulnya.
Cara Pandang tentang Nikah Mut’ahBagi kaum Syiah, nikah mut’ah tidak dilarang, bahkan dianjurkan.Bagi kaum Sunni, nikah mut’ah hukumnya haram dan dilarang karena sama seperti perbuatan zina.
Cara Pandang tentang KhamarKaum Syiah menghalalkan khamar dan minuman sejenisnya.Kaum Sunni mengharamkan khamar atau sejenisnya
Cara Pandang tentang Kesucian AirBagi golongan Syiah, air yang telah digunakan untuk cebok masih dianggap suci dan mensucikan.Bagi golongan Sunni, air yang telah digunakan untuk cebok merupakan air yang tidak suci karena mengandung najis.
Tata SholatDalam tata cara solat yang dianut oleh kaum Syiah, tidak terdapat gerakan tangan bersedekap karena tangan bersedekap adalah sesuatu yang dapat membatalkan sholat. Kemudian ucapan ‘amin’ setelah Surat Al-Fatihah selesai dibacakan merupakan sesuatu yang dianggap menyimpang.Bersedekap merupakan salah satu gerakan pada tata cara sholat yang sah. Kemudian ucapan ‘amin’ ketika imam selesai membaca Surat Al-Fatihah merupakan bagian dari rukun sholat.

Referensi:

Comments

comments