Perbedaan Sistem Saraf dan Sistem Hormon

Sistem Saraf dan Sistem Hormon

Perbedaan Sistem Saraf dan Hormon sebenarnya cukup banyak, Sistem hormon adalah zat kimia yang sebenarnya memiliki bentuk senyawa organik yang bisa dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon juga bisa mengatur aktivitas dari sistem metabolisme, sistem reproduksi, sistem pertumbuhan dan sistem perkembangan tubuh. Pengaruh hormon sendiri bisa terjadi dalam waktu beberapa detik, jam, hari hingga bulan dan bisa juga dalam tahun.

Hormon sendiri memiliki beberapa ciri utama, beberapa diantaranya adalah :

  • Sistem produksinya dan sistem disekresikan dalam darah oleh sel kelenjarnya endokrinnya dalam jumlah cukup kecil
  • Dapat diangkut oleh darah menuju jaringan atau sel target
  • Terjadinya interaksi dalam resptor khusus yang ada dalam sel target
  • Memiliki pengaruh yang sangat besar dalam mengaktifkan enzim khusus
  • Memiliki pengaruh yang tidak hanya dalam satu sel target tapi juga dapat mempengaruhi beberapa sel dari target yang juga berlainan

Sedangkan sistem saraf sendiri mengatur segala jenis kegiatan dari tubuh dengan cara memberikan neuron pada sel yang sedang bertindak sebagai salah satu unit yang cukup berfungsi dan memiliki struktural dair sistem saraf. Cukup berbeda dengan sistem endokrin, saraf bisa merespon dengan cepat dan tidak bertahan dalam waktu yang lama. Dalam saraf ada beberapa jenisnya diantaranya adalah saraf sensorik yang memiliki fungsi untuk membawa impuls dan organ dari indera ke otak, saraf motorik yang mana membawa impils dari otak ke bagian tubuh lain dari tubuh dan saraf campuran yang merupakan campuran dari serabut dari saraf sensorik dan juga motorik.

Hubungan Saraf Dan Hormon

Sistem Saraf dan Sistem Hormon memiliki hubungan yang erat tapi berbeda. Karena hormon sendiri sebenarnya bekerja atas perintah dari sistem saraf. Sistem yang mengatur kerjasaama anatara saraf dan hormon biasanya terjadi pada daerag hipotalamus. Daerah inilah yang biasanya dikendalikan oleh sistem saraf endokrin

Hormon sendiri memiliki peranan dalam mengatur hemoestasisi, mengatur sistem metabolisme, mengatur sistem reproduksi dan mengatur tingkah laku. Sistem sayaaf sendiri bisa melakukan respon dengan cepat sebuah perubahan dalam jangka pendek dengan melakukan pengiriman impuls listrik.

Perbedaan Sistem Saraf dan Hormon

Sistem Saraf dan hormon sebenarnya memiliki persamaan dan juga perbedaan. Untuk persamaannya adalah karena Sistem saraf dan hormon memiliki fungsi untuk mengatur dan melakukan koordinasi dalam kegiatan tubuh.

Sistem SarafSistem Hormon
Aksi dalam rangsanganBersifat cepat/segera jika ada perubahan walaupun jangka pendekBersifat lambat karena perubahan biasanya terjadi pada jangka panjang
Pengaturan sistem dalam tubuhUntuk mengatur sistem dalam tubuh lebih melalui serabut sarafUntuk mengatur sistem dalam tubuh melalui pembuluh darah
Sekresi dalam tubuh manusiaBiasanya dalam jangka yang pendek, misalanya adalah untuk denyut jantung dan kontradiksi pada bagian otot neurotransmitterJangka panjang, dan biasanya ini sangan berhubungan dengan pertumbuhan hormon dan perkembangan hormon dari tubuh manusia
Komunikasi antar organ tubuhKomunikasi dalam tubuh biasanya dilakukan dengan melalui sistem sirkulasiKomunikasi dalam tubuh biasanya dilakukan dengan neutron melalui sinapsi.

Aksi

Untuk sistem saraf bisa melakukan respon rangsangan dengan langkah yang cepat karena bisa mengirimkan aksi dengan aliran listrik pada sepanjang neuron yang mana pada akhirnya bisa melakukan sesuai dengan sel target dan biasanya menggunakan otot neurotransmiter. Sedangkan untuk hormon biasanya melakukan proses ini dalam waktu yang jauh lebih lama karena hormon biasanya harus melakukan disintesis yang mana bisa diangkut pada bagian sel target mereka sebelum memasukkan sinyal sel. Selanjutnya sel target harus melakukan proses tanskripsi, melakukan terjemahan, dan juga sintesis sebelum akhirnya aksi dari hormon ini terlihat dengan jelasn

Mengatur Sistem

Sistem saraf mengatur sistemnya melalui serabut saraf sehingga bisa mengirimkan aksi dengan ebih cepat kepada sel target. Tanggapannya juga bisa terangsang dengan lebih cepat. Sedangkan pada isistem hormon pengaturan dari sistemnya melalui pembuluh darah sehingga berjalan dalam aliran darah atau cairan sehingga sangat lama dalam mencapai sel, setelah sampai para targetpun masih harus bertindah pada sel dalam menambah dan mengurangi ekspresi dari gen tersebut.

Sekresi dalam tubuh manusia

Sistem Saraf Biasanya dalam jangka yang pendek, misalanya adalah untuk denyut jantung dan kontradiksi pada bagian otot neurotransmitter sehingga tanggapannya menjadi sangat cepat. Sedangkan dalam sistem hormon dalam jangka panjang, dan biasanya ini sangan berhubungan dengan pertumbuhan hormon dan  perkembangan hormon dari tubuh manusia sebelum akhirnya hasil dari sistem hormon bisa terlihat. Selain ini ini dikarena efek yang lebih tahan lama. Sel taget sebenarnya bisa menanggapi jumlah menit dari sistem hormon dan sangat sensitif terhadap perubahan yang dekit dalam hal sebuah konsentrasi dari sistem hormon.

Komunikasi

Dalam Sistem saraf Komunikasi dalam tubuh biasanya dilakukan dengan melalui sistem sirkulasiprosesnya juga sangat cepat karena sistem saraf bekerja sama dengan endokrin dalam mempertahankan homeostasis. Sehingga sistem saraf bisa merespon dengan cepat sebuah perbuhana yang sedikit. Sedangkan Komunikasi sistem hormon dalam tubuh biasanya dilakukan dengan neutron melalui sinapsi. Sehingga prosesya membawa adaptasi waktu yang lebih lama dalam mebirimkan hormon ke dalam sistem aliran darah.

Itulah beberapa Perbedaan Sistem Saraf dan Hormon yang cukup terlihat kedua sebenarnya memiliki fungsi yang sama hanya saja dalam prosesnya sistem saraf bisa melakukan kinerja yang sangat cepat sehingga hasilnya terlihat lebih cepat tentu saja ini sangat erat hubungannya dengan sistemnya yang pada serabut saraf sedangkan dalam hormon melalui pembuluh darah yang juga masih harus di proses lagi melalui jaringan sel target lainnya sebelum akhirnya hasil dari responnya baru terlihat. Untuk jangka waktu respon dari sistem hormon sendiri bisa cukup lama mulai dari detik, menit, jam, harian, bulanan bahkan ada yang hingga tahunan. Hal ini karena prosesnya bisa berhubungan dengan pertumbuhan dan juga pekembangan dari tubuh manusia.

Comments

comments