Perbedaan Silia dan Flagela

Silia dan Flagela

Silia dan flagela adalah organel sel yang secara struktural serupa namun dibedakan berdasarkan fungsinya dan / atau panjangnya. Silia pendek dan biasanya ada banyak (ratusan) silia per sel. Di sisi lain, flagela lebih panjang dan ada lebih sedikit flagella per sel (biasanya satu sampai delapan). Meskipun flagela eukariotik dan silia motil secara struktural identik, pola pukulan kedua organel bisa berbeda. Gerakan flagella sering bergelombang dan mirip gelombang, sedangkan silia motil sering melakukan gerakan 3D yang lebih rumit dengan kekuatan dan pukulan pemulihan.

Tabel Perbandingan

SiliaFlagela
DefinisiSilia adalah pelengkap pendek, seperti rambut yang membentang dari permukaan sel hidup.Flagela adalah pelengkap panjang, seperti benang di permukaan sel hidup.
Potongan MelintangAda lengan nexinAda lengan nexin
PanjangRelatif PendekLebih panjang silia, bisa bervariasi
PergerakanBerputar, seperti motor, bergerak sangat cepatGerakan seperti gelombang, bergelombang, sinusoidal, lambat dibanding silia
KepadatanBanyak (ratusan) per selSedikit (kurang dari 10) per sel
Ditemukan diSel eukariotikSel eukariotik dan prokariotik
EtimologiDiucapkan sebagai 'silly-ah', adalah bentuk jamak dari cilium. Dari kata Latin untuk bulu mata.Diucapkan sebagai 'fla-gel-ah', adalah jamak dari flagel. Dari kata Latin untuk cambuk.

Perbedaan Stuktur

Perbedaan antara pergerakan silia dan flagella

Silia dan flagela motil eukariotik secara struktural identik. Masing-masing adalah sekumpulan sembilan pasang ganda mikrotubulus yang disatukan di sekitar dua mikrotubulus tunggal pusat. Gerakan kedua silia dan flagella ini disebabkan oleh interaksi mikrotubulus ini.

Pada silia non-motil atau primer dua mikrotubulus tunggal pusat tidak ada. Jadi bundel tengah terdiri dari 9 + 0 mikrotubulus. Pada sel prokariota flagela adalah struktur protein berserabut yang terdiri dari flagela. flagela prokariotik lebih tipis dari pada flagela eukariotik, dan mereka tidak memiliki pengaturan mikrotubulus 9 + 2 yang khas.

Jenis Silia dan Flagela

Ada dua jenis silia – motil dan non motil atau silia primer

  • Silia non-motil atau primer ditemukan di hampir setiap sel di semua mamalia dan seperti namanya tidak dikalahkan. Mereka dapat ditemukan di organ sensorik manusia seperti mata dan hidung.
  • Silia motorik ditemukan di permukaan sel dan mereka berdegup dengan cara yang ritmis. Mereka bisa ditemukan di lapisan trakea (tenggorokan), di mana mereka menyapu lendir dan kotoran keluar dari paru-paru. Pada mamalia betina, pukulan silia di tuba falopi memindahkan ovum dari ovarium ke rahim.

Ada tiga jenis flagela – bakterial, arkaeal dan eukariotik.

  • Flagela bakterial adalah filamen heliks yang berputar seperti sekrup. Mereka ditemukan di E. coli, Salmonella typhimurium. Mungkin ada satu, dua atau lebih flagela per sel. Flagela ini memberikan motilitas pada bakteri.
  • Flagela arkaeal mirip dengan flagela bakterial tetapi memiliki struktur unik yang tidak memiliki saluran sentral.
  • Flagella eukariotik adalah proyeksi seluler kompleks yang bergoyang maju mundur. (misalnya, sel sperma, yang menggunakan flagelnya untuk mendorong dirinya sendiri melalui saluran reproduksi wanita.

Penyakit

Kurang berfungsinya silia dan flagela dapat menyebabkan beberapa masalah pada manusia. Sebagai contoh,

  • Jika silia di tuba falopi tidak berfungsi dengan baik maka sel telur yang dibuahi tidak akan sampai ke rahim dan dengan demikian mengakibatkan kehamilan ektopik.
  • Cacat pada silia primer pada sel tabung ginjal dapat menyebabkan penyakit ginjal polikistik (PKD).
  • Disfungsi flagela juga dapat menyebabkan infertilitas pria karena sperma tidak motil dan tidak bisa berenang ke ovum.

Referensi:

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.