Perbedaan Reaksi Endotermik dan Eksotermik

Reaksi Endotermik dan Eksotermik

Suatu rekasi endotermik terjadi ketika energi diserap dari sekitarnya dalam rupa panas. Kebalikannya, reaksi eksotermik adalah rekasi yang mana energi dilepas dari sistem ke sekitarnya. Istilah-istilah ini secara umum digunakan pada kimia dan sains fisika.

Tabel Perbandingan

EndotermikEksotermik
PengenalanSuatu proses atau reaksi yang mana sistem menyerap energi dari sekitarnya dalam bentuk panas.Suatu proses atau reaksi yang melepas energi dari sistem biasanya dalam bentuk panas.
HasilEnergi diserap dari lingkungan ke dalam reaksiEnergi dilepas dari sistem ke dalam lingkungan
Bentuk EnergiEnergi diserap sebagai panasEnergi biasanya dilepas sebagai panas, tetapi juga bisa sebagai listrik, cahaya, atau bunyi.
PenggunaanTermodinamika; fisika, kimiaTermodinamika; fisika, kimia
EtimologiBahasa Yunani endo (dalam) dan thermasi (memanaskan)Bahasa Yunani exo (luar) dan thermasi (memanaskan)
ContohEs meleleh, fotosintesis, evaporasi, memasak telur, pemecahan molekul gas.Peledakan, pembuatan es,pengkaratan besi, pengendapan beton, ikatan kimia, fisi dan fusi nuklir.

Definisi

Apa itu reaksi endotermik?

Reaksi atau proses endotermik terjadi ketika sistem menyerap energi panas dari lingkungan sekitarnya.

Apa itu reaksi eksotermik?

Pada proses atau reaksi eksotermik, energi dilepas ke dalam lingkungan, biasanya dalam bentuk panas, tetapi juga listrik, bunyi, atau cahaya.

Proses Eksotermik Atau Endotermik Dalam Fisika

Pengklasifikasian rekasi atau proses fisika sebagai eksotermik atau endotermik bisa sering berlawanan. Membuat es batu merupakan jenis reaksi yang sama dengan membakar lilin – keduanya memiliki jenis reaksi yang sama: eksotermik. Ketika mempertimbangkan apakah suatu reasi adalah endotermik atau eksotermik, penting untuk memisahkan sistem reaksi dari lingkungan. Yang menjadi persoalan adalah perubahan suhu pada sistem, bukan seberapa panas atau dingin sistem secara keseluruhan. Jika sistem mendingin, berarti panas sedang dilepas, dan rekasi yang terjadi adalah reakso eksotermik.

Contoh api di atas adalah intuitif, sebagaimana enegi secara jelas dilepas ke lingkungan. Membuat es, namun, mungkin keliatan seperti sebaliknya, tetapi air yang terletak di freezer juga melepas energi sebagaimana freezer mengambil panas dan mengeluarkan di bagian belakang unit. Sistem reaksi yang dipertimbangkan hanya air, dan jika air mendingin, itu pasti melepas energi dalam proses eksotermik. Berkeringat (evaporasi) adalah suatu reaksi endotermik. Kulit basah terasa dingin jika terkena angin sepoi-sepoi karena reaksi evaporatif air menyerap panas dari sekitarnya (kulit dan atmosfer).

Dalam Kimia

Pada kimia, endotermik dan eksotermik hanya mempertimbangkan perubahan pada entalpi (suatu pengukuran dari total energi pada sistem); analisis penuh menambah ketentuan tambahan pada persamaan untuk entropi dan suhu.

Ketika ikatan kimia terbentuk, panas dilepas pada reaksi eksotermik. Ada kehilangan energi kinetil pada elektron yang bereaksi, dan ini menyebabkan energi dilepas dalam bentuk cahaya. Cahaya ini setara energinya terhadap stabilisasi energi yang dibutuhkan untuk reaksi kimia (energi ikatan). Cahaya yang dilepas bisa diserap oleh molekul lain, menaikkan vibrasi atau rotasi molekul, yang mana terjadi pengertian klasik tentang panas. Energi yang dibutuhkan untuk terjadi reaksi lebih kecil dari energi yang dilepas.

Ketika ikatan kimia putus, reaksi yang terjadi selalu endotermik. Pada reaksi kimia endotermik, energi yang diserap (diambil dari luar reaksi) untuk menempatkan elektron pada keadaan energi yang lebih tinggi, karenanya memungkinkan elektron untuk berhubungan dengan atom lain untuk membentuk kompleks kimia yang berbeda. Kehilangan energi dari solusi (lingkungan) diserap oleh reaksi dalam bentuk panas.

Pemecahan atom (fisi), bagaimana pun juga, tidak seharusnya dicampuradukkan dengan “pemecahan ikatan”. Fisi nuklir dan fusi nuklir keduanya merupakan reaksi eksotermik.

Contoh Sehari-Hari

Rekasi endotermik dan eksotermik sering terlihat dalam fenomena sehari-hari

Contoh rekasi endotermik:

  • Fotosintesis: Ketika pohon tumbuh, ia menyerap energi dari lingkungan untuk memecah CO2 dan H2O
  • Evaporasi: Berkeringat mendinginkan seseorang sebagaimana air menyerap panas untuk berubah dalam bentuk gas
  • Memasak telur: Energi diserap dri panci untuk memasak telur.

Contoh rekasi eksotermik

  • Formasi hujan: Kondensasi uap air menjadi hujan melepas panas.
  • Beton: Ketika air ditambahkan ke beton, rekasi kimia melepas panas.
  • Pembakaran: Ketika sesuatu terbakar, baik besar atau kecil, itu selalu merupakan suatu reaksi eksotermik.

Video Perbedaan

Referensi:

Comments

comments