Apa bedanya Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian Kualitatif adalah metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang bersifat pemahaman dan tidak dapat diukur dengan angka, biasanya digunakan untuk memperoleh pendapat, alasan, dan motivasi masyarakat terhadap sebuah kegiatan, produk, atau persoalan, kemudian dari data ini nantinya diambil sebuah kesimpulan berupa teori atau hipotesis.

Penelitian Kuantitatif adalah metode untuk mencari dan mengumpulkan data yang bisa diukur dengan angka atau persentase, biasanya data yang diperoleh akan diolah lebih lanjut dengan menggunakan model, teori, dan rumus matematika, sehingga dari data tersebut dapat diambil sebuah kesimpulan.

 

Tabel Perbandingan

 KualitatifKuantitatif
Tipe data yang diambilData yang tidak dapat diukur dengan angkaData yang bisa diukur dengan angka (numerik)
Contoh data yang diambilTingkat kepuasan, kenyamanan, kebutuhan, prioritas, alasan memilih sesuatuStatistika, jumlah penduduk di satu negara, persentase kandungan zat tertentu dalam darah, jumlah penjualan per bulan
Tujuan mengumpulkan dataUntuk mengetahui pendapat, alasan, motivasi masyarakat banyak terhadap sebuah kegiatan atau persoalan.Untuk memperoleh data numerik yang bisa diolah lebih lanjut, biasanya menggunakan teori, model, dan/atau rumus matematika.
Tipe pertanyaanTerbukaTertutup
Contoh kesimpulan yang dihasilkan

  • Produk A mempunyai kemasan kurang bagus

  • Pelayanan konsumen di perusahaan X tidak memuaskan

  • Membeli asuransi akan membuat seseorang merasa lebih aman


  • Keuntungan Perusahaan X di bulan Juli menurun

  • Kandungan gula dalam darah Bapak A tinggi, bisa menyebabkan resiko diabetes

  • Jumlah pertumbuhan populasi di negara Y meningkat dibandingkan tahun sebelumnya

 

Penjelasan Singkat Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat eksploratif, yaitu bertujuan untuk memahami kondisi dan pemikiran masyarakat pada umumnya. Contohnya dengan cara mengadakan survei dan kuisioner dengan pertanyaan terbuka, serta proses wawancara. Dengan melakukan penelitian kualitatif ini, diharapkan supaya peneliti bisa lebih mengerti gambaran luas sebuah persoalan, dan lebih mengetahui penyebab atau alasan dari sebuah situasi.

Pertanyaan terbuka sangat sering digunakan dalam survei kualitatif, karena dapat menghasilkan jawaban-jawaban terbuka yang dapat menambah wawasan serta pemahaman terhadap sebuah situasi. Contoh-contoh pertanyaan terbuka akan diberikan lebih lanjut dalam artikel ini.

Tujuan utama penelitian ini adalah understanding, yaitu mendapat pemahaman yang lebih luas. Dari hasil penelitian kualitatif ini, biasanya dapat diambil sebuah kesimpulan. Contohnya, dari hasil survei tentang pendapat pembeli dari produk X, dan setelah mewawancarai beberapa pembeli, ternyata diketahui bahwa kemasan produk X kurang menarik.

Data kualitatif yang diperoleh bisa berupa teks, gambar, audio, video. Misalnya, dalam penelitian yang memerlukan proses wawancara, biasanya sesi wawancara tersebut direkam dengan menggunakan kamera dan mic, sehingga dihasilkan rekaman suara dan video.

 

Penjelasan Singkat Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif merupakan penelitian untuk menghitung dan mengukur sebuah aspek, tentunya aspek-aspek yang bisa diukur menggunakan angka atau persentase. Contoh data kuantitatif pada umumnya adalah panjang, lebar, tinggi, luas, volum, waktu, kecepatan, harga, temperatur, usia, dan lain sebagainya.

Contoh lain adalah pada survei atau penyebaran kuisioner, menyertakan pertanyaan tertutup seperti pilihan ganda, atau pertanyaan yang jawabannya adalah ya atau tidak. Dari kuisioner tersebut, bisa didapat berapa jumlah responden yang menjawab ya, dan berapa banyak yang menjawab tidak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan mana jawaban yang termasuk mayoritas.

Tujuan dari penelitian ini adalah mengumpulkan data yang kemudian bisa diolah menggunakan teori, model, dan rumus matematika, sehingga dapat diambil sebuah kesimpulan yang pasti.

Data kuantitatif yang diperoleh hanya berupa angka atau persentase. Misalnya, dari 50 survei yang disebarkan, 30 orang menjawab ya, 20 orang menjawab tidak, berarti persentasenya adalah 60% ya, 40% tidak.

 

 

Contoh Data Kualitatif

Data kualitatif adalah data yang bersifat deskripsi, pendapat, atau opini. Data kuantitatif bisa berupa teks, gambar, audio, video. Berikut ini adalah contoh-contoh data kualitatif yang bisa dikumpulkan:

  1. Pendapat masyarakat tentang masalah pengganguran di Indonesia
  2. Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan sebuah restoran
  3. Alasan dan motivasi konsumen membeli sebuah produk
  4. Hasil wawancara (interview) seseorang tentang pengalaman kerja
  5. Kritik dan saran mahasiwa kepada seorang dosen
  6. Tingkat stres dan kekhawatiran seorang pasien
  7. Pandangan masyarakat terhadap kinerja sebuah perusahaan

 

Contoh Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah semua data yang bersifat numerik, yaitu berupa angka dan dapat diukur. Contoh umumnya adalah panjang, lebar, tinggi, luas, volum, waktu, kecepatan, harga, temperatur, usia, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah contoh-contoh data kuantitatif yang bisa diperoleh, beberapa data dapat dibandingkan dengan contoh data kuantitatif di atas

  1. Persentase tingkat pengangguran di Indonesia (Perbandingan jumlah penduduk yang tidak mempunyai pekerjaan dengan jumlah penduduk total di Indonesia)
  2. Banyaknya pelanggan yang tidak puas terhadap pelayanan di restoran
  3. Seberapa banyak orang yang membeli sebuah produk
  4. Berapa tahun pengalaman kerja seseorang
  5. Banyaknya mahasiswa yang puas dengan sistem pengajaran seorang dosen
  6. Tingkat gula darah seorang pasien
  7. Harga saham sebuah perusahaan

 

 

Contoh Penelitian Kualitatif

A. Survei Restoran

Restoran X ingin mengetahui pendapat dari para pelanggan terhadap menu makanannya. Karena itu, restoran X mengeluarkan kuisioner yang sebagian besar berisi pertanyaan-pertanyaan terbuka, sebagai berikut:

  1. Makanan apa yang menjadi favorit anda?
  2. Mengapa anda memilih makanan tersebut?
  3. Makanan apa yang pernah anda pesan, dan rasanya kurang enak?
  4. Apakah penyebab rasa yang kurang enak tersebut? (misal, kurang asin, atau terlalu manis)
  5. Makanan apa yang anda suka dan ingin memesannya, tetapi tidak ada pada menu restoran ini?

Dari hasil kuisioner ini, dapat diambil sebuah kesimpulan yang bisa ditindak-lanjuti. Misal, sebagian besar responden menyatakan bahwa menu nasi goreng rasanya kurang enak, dan juga menjawab bahwa menu nasi goreng tersebut terlalu asin. Restoran A dapat dengan mudah melakukan tindak lanjut, misalnya dengan mengurangi penggunaan garam pada nasi goreng.

B. Wawancara Perusahaan

Perusahaan Y ingin mengetahui tingkat kebahagiaan pegawainya serta ingin meningkatkan loyalitas para pegawainya. Untuk itu, perusahaan Y mengadakan sesi wawancara kepada sebagian besar pegawainya. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam wawancara tersebut mengandung pertanyaan-pertanyaan terbuka seperti berikut:

  1. Apa keuntungan anda bekerja di perusahaan ini?
  2. Apa yang membuat anda betah bekerja di perusahaan ini selama sekian tahun?
  3. Apa kelebihan bekerja di perusahaan ini, dibandingkan dengan rekan-rekan anda di perusahaan lain?
  4. Apa keluhan-keluhan anda dalam sekian tahun ini bekerja?
  5. Hal apa yang bisa diperbaiki atau dibenahi dalam perusahaan ini?

Dari hasil wawancara ini, perusahaan Y bisa mengetahui alasan pegawainya bekerja di perusahaan tersebut. Selain itu, perusahaan Y bisa mengetahui hal-hal yang kurang baik dan perlu diperbaiki. Hasil wawancara ini sangat membantu perusahaan Y untuk memahami para pegawainya, dan kemudian perusahaan Y bisa menindak-lanjuti dan membenahi hal-hal yang menjadi keluhan para pegawainya.

 

Contoh Penelitian Kuantitatif

A. Survei Kesehatan

Perusahaan Y ingin mengetahui tingkat kesehatan pegawainya. Untuk itu, perusahaan membuat sebuah survei, yang sebagian besar pertanyaannya adalah pertanyaan tertutup (pilihan ganda). Contoh-contoh pertanyaan dalam survei tersebut adalah sebagai berikut

  1. Apakah anda merokok?
    • Ya
    • Tidak
  2. Seberapa sering anda meminum alkohol?
    • Tidak pernah
    • Satu kali dalam sebulan
    • Satu kali dalam seminggu
    • Tiga kali dalam seminggu
    • Lebih dari tiga kali dalam seminggu
  3. Apakah anda pernah menggunakan narkoba?
    • Ya
    • Tidak

Dari pertanyaan-pertanyaan ini, akan didapat hasil survey dengan jumlah pasti. Kesimpulan yang didapat berupa angka atau persentase, misalnya, jumlah pegawai yang merokok adalah 40%.

B. Mengukur Demografi Usia

Jumlah penduduk Amerika Serikat pada pertengahan tahun 2016 berjumlah 323.700.000. Peneliti ingin menggolongkan jumlah ini berdasarkan tiga grup usia, yaitu usia dibawah 14 tahun, usia 15 hingga 64 tahun, dan usia diatas 65 tahun. Dengan bantuan konsensus dan pemerintah, ditemukan hasil sebagai berikut:

  • Usia dibawah 14 tahun: 19.4%
  • Usia 15 – 64 tahun: 66.2%
  • Usia diatas 65 tahun: 14.4%

 

Sumber

 

Comments

comments