Perbedaan Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul

Banyak orang muslim yang masih keliru mengenai perbedaan nabi dan rasul. Berdasarkan sebuah hadist yang diriwayatkan dimana semenjak awal munculnya peradaban manusia, sudah turun hingga sejumlah 124 nabi dengan 313 rasul yang masuk ke muka bumi. Dimana jumlah ini tentu begitu banyak dan sulit untuk kita semua untuk mengenali dan memahami nabi dan rasul satu persatu. Maka dari itu, ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa dari sekian banyak nabi maupun rasul tersebut, tentu hanya terdapat 25 nabi dan juga rasul yang perlu dipelajari.

Adapun sebanyak 25 nabi dan rasul itu sendiri diantaranya Adam A.S, Idris A.S, Nuh A.S, Hud A.S, Saleh A.S, Ibrahim A.S, Luth A.S, Ismail A.S, Ishaq A.S, Ya’qub A.S, Yusuf A.S, Ayub A.S, Syu’aib A.S, Musa A.S, Harun A.S, Zulkifli A.S, Daud A.S, Sulaiman A.S, Ilyas A.S, Ilyasa A.S, Yunus A.S, Zakaria A.S, Yahya A.S, Isa A.S, yang terakhir adalah Nabi Muhammad SAW.

NabiRasul
DefinisiSeseorang yang memperoleh wahyu Allah Swt tetapi tidak wajib untuk disebarkan kepada umat atau orang lain.Adalah seseorang yang sudah diberikan wahyu dari Allah Swt berikut syari’atnya lalu diperintahkan Allah Swt agar menyampaikan dan mengamalkannya.
Berdasarkan Tingkatan Jenjangberada dibawah rasulJenjang lebih utama
Utusan PertamaAdam AlaihissalamNuh Alaihissalam
Jumlah124.000313
Penyampaian WahyuTidak wajib disampaikan kepada orang lainWajib disampaikan pada umatnya
Syariatbertugas melanjutkan syariat dari rasul sebelumnyalangsung diutus Allah Swt dengan membawa syariat baru
PengutusanUntuk kaum yang berimanUntuk kaum kafir
Percobaan PembunuhanPernah dibunuh oleh kaumnya sendiriDiselamatkan oleh Allah dari percobaan pembunuhan

Definisi Nabi dan Rasul

Perbedaan nabi dan rasul berdasarkan dari definisinya atau pengertiannya. Rasul merupakan seseorang pria atau laki-laki yang memperoleh wahyu langsung dari Allah beserta syariat dan diperintahkan untuk dapat mengamalkan dan menyampaikannya kepada orang lain. Hal ini dikarenakan arti kata “rasul” itu sendiri berasal dari “risala” yang artinya menyampaikan. Untuk itu, setiap rasul sesudah diangkat menjadi nabi terlebih dulu, bertugas untuk menyampaikan wahyu berikut kewajiban terhadap suatu umat maupun di wilayah tertentu. Menurut bahasa Arab sendiri, Nabi diadopsi dari “Naba”, dimana dapat diartikan nabi yaitu seseorang yang sudah diberikan wahyu Allah Swt dengan tanpa diperintahkan menyampaikan wahyu atau risalah tersebut kepada manusia.

Sedangkan pengertian nabi yaitu seseorang yang berjenis kelamin laki-laki yang memperoleh wahyu Allah Swt tetapi tak wajib untuk disebarkan pada umatnya atau orang lain.

Tingkatan Jenjang Nabi dan Rasul

Jika dilihat berdasarkan tingkatan derajat itu sendiri, tingkatan jenjang rasul lebih utama dibandingkan nabi. Karena rasul diutus secara langsung oleh Allah Swt sebagai orang-orang pilihan.

Utusan Nabi dan Rasul Pertama

Perbedaan nabi dan rasul yang berikutnya yaitu berdasarkan dari utusan rasul dan nabi yang pertama. Nabi yang pertama diutus Allah Swt yakni Nabi Adam Alaihissalam, sementara rasul yang pertama diutus Allah Swt yakni Nuh Alaihissalam.

Jumlah Nabi dan Rasul

Perbedaan antara nabi dan juga rasul juga terdapat pada jumlahnya. Banyak yang berpendapat bahwa jumlah nabi dan rasul sebanyak 25. Akan tetapi, berdasarkan dari hadist riwayat Turmudzi sendiir jumlah nabi ada sebanyak 124.000 sementara jumlah rasul sendiri sebanyak 313. Dengan begitu terdapat perbedaan antara jumlah nabi maupun rasul sesuai pendapat hadis yang sudah diriwayatkan dan para ulama. Meskipun begitu sebenarnya hanya ada 25 nabi dan juga rasul yang perlu kita ketahui dan pelajari.

Penyampaian Wahyu

Seorang nabi memiliki peranan untuk memperoleh wahyu dari Allah Swt lalu digunakan untuk dirinya sendiri. Sementara rasul sendiri sudah menerima wahyu dari Allah Swt agar disampaikan kepada seluruh umat manusia yang ada di dunia. Selain itu, nabi memperoleh wahyu umumnya hanya lewat mimpi. Sedangkan rasul sendiri bisa menerima wahyu secara langsung dari Allah Swt lewat mimpi ataupun lewat malaikat dengan berkomunikasi langsung.

Syariat

Untuk syariat sendiri, perbedaan antara nabi dan juga rasul yaitu nabi bertugas melanjutkan atau menguatkan syariat dari Rasul yang menjadi utusan ssebelumnya. Sementara rasul langsung diutus Allah Swt agar bisa membawa syariat yang baru.

Pengutusan

Perbedaan antara nabi dan rasul melalui pengutusannya tersebut, yakni nabi diutus langsung oleh Allah Swt bagi kaum yang sudah beriman. Berbeda halnya dengan rasul yang diutus langsung Allah Swt bagi kaum kafir maupun kaum yang sebelumnya belum beriman.

Percobaan Pembunuhan

Nabi dan rasul berbeda dari hal percobaan pembunuhan. Berdasarkan sejarahnya, ada nabi yang sudah dibunuh oleh kaumnya sendiri. Sementara semua rasul yang diutus oleh Allah Swt sudah diselamatkan dari percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh kaumnya.

Tugas Rasul yang diutus Allah Swt

Allah telah mengutus rasul untuk setiap umat manusia. Sama halnya umat yang ada di akhir zaman, Allah telah mengurus baginda nabi Muhammad SAW. Dimana tugas dari para rasul itu sendiri untuk tiap umatnya sebenarnya sama. Berikut ini tugas dari para rasul, yakni mengesakan dan mentauhidkan Allah Swt, memberikan peringatan dan kabar gembira untuk umat manusia, meluruskan pemikiran menyimpang misalnya kesyirikan yang sudah dilakukan banyak orang di zaman jahiliyah dulu, dan menyampaikan serta menyebarkan wahyu yang berasal dari Allah Swt.

Sifat-Sifat yang dimiliki Nabi dan Rasul

Nabi maupun Rasul sebelum menjadi nabi mempunyai ciri-ciri nubuwwah atau kenabian yang dinamakan sebagai irhash. Dimana Rasulullah SAW semenjak kecil sudah dikenal memiliki akhlak mulia yang disebut sebagai al-amin. Adapun sifat-sifat yang dimiliki oleh para nabi juga para rasul diantaranya siddiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Siddiq merupakan benar baik dari perkataan maupun perbuatan. Adapun sifat mustahilnya nabi dan rasul yaitu pembohong atau orang yang gemar berbohong. Amanah artinya dapat dipercaya, dimana sifat mustahilnya nabi dan juga rasul yaitu berkhianat. Fathonah artinya cerdas, pintar atau pandai, sifat mustahilnya yaitu seorang yang tak mengerti apapun atau bodoh. Sementara tabligh artinya menyampaikan risalah atau wahyu Allah Swt. Jadi disamping adanya perbedaan nabi dan rasul, keduanya juga memiliki persamaan khususnya persamaan sifat.

Comments

comments