MitosisMeiosis

Mitosis dan Meiosis

Reproduksi sel terbagi menjadi dua cara yaitu mitosis dan meiosis. Mitosis adalah proses pembagian sel dimana hasilnya adalah dua sel anak yang identik. Sedangkan meiosis, adalah pembagian sel yang menghasilkan empat gamet, masing – masing memiliki jumlah kromosom setengah dari sel induknya. Berikut ini perbedaan lainnya antara mitosis dan meiosis.

MitosisMeiosis
DefinisiBagian dari pembelahan sel, dimana kromosom di dalam nukleus terbelah menjadi 2 set kromosom yang identik, masing - masing memiliki nukleusPembelahan sel yang mengurangi jumlah kromosom menjadi setengahnya. Proses ini terjadi di setiap reproduksi seksual
Tipe ReproduksiAseksualSeksual
Terjadi padaSemua OrganismeManusia, Hewan, Tumbuhan, Jamur
Percampuran GenentikTidakYa
Kode Genetik
(Sifat sel anak dan sel induk)
IdentikBerbeda
FungsiReproduksi Sel, pertumbuhan dan perbaikan sel tubuhPembeda genetik lewat reproduksi seksual
Jumlah Pembagian12 (Meiosis I, Meiosis II)
Jumlah Sel yang dihasilkan2 sel diploid (2n)4 sel haploid (n)
Jumlah KromosomTetapSetengahnya
FaseProphase
Prometaphase
Metaphase
Anaphase
Telophase
(Meiosis I)
Prohase I
Metaphase I
Anaphase I
Telophase I
(Meiosis II)
Prophase II
Metaphase II
Anaphase II
Telophase II
KaryokinesisTerjadi di InterphaseTerjadi di Interphase I
CytokinesisTerjadi di TelophaseTerjadi di Telophase I dan Telophase II
Pemisahan CentromeresCentromeres terpisah saat anaphasecentromeres tidak terpisah saat anaphase I, namun terpisah saat anaphase II
Membuat selSemua sel kecuali sel seksual (sperma dan ovum)Sel seksual (sperma dan ovum)
Pembentukan tetradTidak terjadiPada profase I
Ilmuan yang menemukanWalther FlemmingOscar Hertwig

Tujuan

Baik pembelahan mitosis maupun meiosis ditemukan di banyak sel binatang, tumbuhan dan jamur. Pembelahan mitosis lebih umum dibandingkan meiosis dan ditemukan dibanyak fungsi pembelahan.

Mitosis berfungsi untuk reproduksi aseksual di organisme ber sel satu, pertumbuhan sel dan perbaikan sel pada organisme. Mitosis menghasilkan sel yang sama persis dengan induknya, inilah proses yang menyebabkan anak menjadi dewasa, penyembuhan sel yang terluka ataupun pertumbuhan sel kulit, atau pertumbuhan kembali pada buntut cicak.

Meiosis memiliki pembelahan yang lebih spesifik. Pembelahan ini memiliki setengah jumlah kromosom dari induknya. Fungsi meiosis hanya satu yaitu pembelahan seksual. Meiosis menyebabkan anak ‘sedikit’ berbeda dengan orang tuanya, karena sel anak merupakan penggabungan dua sel orangtua (sel telur dan sperma yang masing – masing membawa setengah kromosom).

Genetik

Reproduksi seksusal yang digunakan dalam proses meiosis membaut genetik sedikit berbeda dari satu dan yang lainnya. Berbeda dengan reproduksi aseksual yang sel anaknya identik dengan sel induk.

Beberapa mutasi terjadi pada proses meiosis. Perbedaan genetik dari satu dan lainnya membuat makhluk hidup lebih tahan dan dapat beradaptasi dengan lingkungan, dimana meningkatkan kemungkinan untuk selamat dari organisme ke keturunannya.

Tahapan Pembelahan

Sekitar 90% dari total hidup sel berada di fase interfase. Sel lebih efisien ketka mereka kecil daripada mereka bertumbuh dalam ukuran. Sehingga mereka melakukan fungsinya, membelah lebih banyak, kemudian mati. Sel mempersiapkan untuk pembelahan mulai dari menduplikat DNA dan menduplikat protein.

Pada pembelahan mitosis, hasil akhirnya adalah dua sel: sel induk yang asli dan sel anak yang identik. Pembelahan meiosis lebih kompleks dan ada fase lanjutan yang menghasilkan empat hapliod sel yang secara genetik berbeda.

Pada mitosis terdapat 4 fase yaitu: profase, metafase, anafase dan telofase. Pada sel tumbuhan terdapat fase tembahan yaitu preprofase yang terjadi sebelum profase.

  1. Profese. Pada fase ini terjadi perubahan pada nukelaus dan sitoplasma. Benang kormatin pada nukleus akan memendek dan menebal membentuk kromosom. Tiap lengan kromosom terduplikasi menjadi dua kromatid yang kembar dan terikat pada sentromer. Selama fase ini nukleolus dan membran nukleus akan menghilang. Mendekati akhir profase, terbentuk spindel yang terdiri atas mikrotubula dan protein. Akhirnya, kromosom ganda akan menempatkan diri pada area equatorial.
  2. Metafase. Kromosom akan tersebar di bidang tengah dari sel. Salah satu ciri khas pada fase ini adalah kromosom yang tersusun rapi sepanjang bidang equator. Benang spindel akan terlihat tipis. Kromosom akan menuju ke tengah sel dan berkumpul pada bidang pembelahan dan menggantuk melalui sentromer.
  3. Anafase. Sentromer akan terbelah , dan kedua kromatid akan memisahkan diri lalu bergerak ke arah kutub sel dari kedua spindel secara berlawanan Pada akhir fase semua kromatida terledak pada kutub masing- masing. Semua kromosom yang terbentuk akan berlaku sebagai kromosom baru.
  4. Telofase. Pada fase ini terbentuk membran nukleus yang baru, bendang spindel akan menghilang dan nukleolus dibentuk oleh nucleolar organizer dari sebuah kromosom. Dengan terbentuknya dua buah nuklei baru, maka dintegah sel terjadi dinding baru dan terjadi pembelahan sel.

Pada meiosis terjadi dua kali pembelahan yaitu meiosis I dan meiosis II. Masing – masing terdiri dari tahapan yang sama

  • Meiosis I
    1. Profase I
      • Membran nukelus akan terpisah, kromosom terbentuk dari kromatin, dan terbentuk spindel. Pada fase ini terdapat 5 subfase yaitu:
        1. leptoten
        2. zigoten
        3. pakiten
        4. diploten
        5. diakinesis
    2. Metafase I
      • Kromosom terletak di equator. Benang spindel akan membentanng dari ujung kutub dan melekat pada tiap sentromer kromosom.
    3. Anafase I
      • Kromosom akan mulai tertarik ke setiap kutub yang berlawanan. Tiap isi kromosom diploid akan menjadi diploid.
    4. Telofase I
      • Kromosom sampai pada tiap kutub yang berlawanan.
    5. Sitokinesis I
      • Tiap kromosom terpisah dan menghasilkan dua sel.
  • Meiosis II
    1. Profase II
      • Kromatid kembaran melekat pada sentromer kromosom.
    2. Metafase II
      • Kromosom terletak di equator. Benang spindel akan membentanng dari ujung kutub dan melekat pada tiap sentromer kromosom.
    3. Anafase II
      • Kromatid akan mulai tertarik ke setiap kutub yang berlawanan.
    4. Telofase II
      • Kromosom telah mencapai kutub, dan terdapat empat inti. Tiap inti mengandung setengah pasang kromosom dan satu salinan DNA.
    5. Sitokinesis II
      • Sel akan terpisah dan menghasilkan empat sel haploid.meiosis-vs-mitosis-diagram

Referensi:

https://en.wikipedia.org/wiki/Meiosis

https://en.wikipedia.org/wiki/Mitosis

http://www.britannica.com/science/mitosis

http://www.britannica.com/science/meiosis-cytology

Comments

comments