Perbedaan Karir dan Pekerjaan

Karir dan Pekerjaan

Karir adalah cita-cita, ambisi, dan tujuan hidup seseorang secara jangka panjang di dalam menekuni suatu bidang.

Pekerjaan adalah kegiatan untuk mengganti waktu, kemampuan, dan tenaga kerja sesorang dengan uang.

Satu orang bisa menjalani lebih dari satu pekerjaan sepanjang karirnya. Seseorang dapat berganti-ganti pekerjaan di suatu bidang, dan tetap dianggap menjalani karir yang sama. Tetapi, berganti karir tidaklah mudah dan biasanya mengharuskan seseorang untuk memulai kembali dari titik nol.

Tabel Perbandingan

 KarirPekerjaan
DeskripsiCita-cita, ambisi, atau tujuan hidup seseorang secara jangka panjang dalam suatu bidang.Aktivitas dimana seseorang dapat bekerja untuk mendapatkan uang. Kegiatan untuk mengganti waktu, kemampuan, dan tenaga kerja sesorang dengan uang.
Jangka WaktuJangka panjang, seumur hidupJangka pendek, beberapa bulan
Kemampuan yang dibutuhkanBesar, untuk sukses pada suatu karir, seseorang harus mendalami suatu bidang ilmu, meningkatkan kemampuan pribadinya, serta terbiasa mengerjakan kegiatan-kegiatan didalamnya.Tidak besar, untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, hampir setiap orang dapat melakukan pekerjaan tersebut (biasanya pekerjaan fisik). Untuk bekerja di suatu perusahaan biasanya memerlukan pendidikan dan gelar yang cukup.
Pengambilan resikoBesar, dalam mengejar sebuah karir, kadangkala seseorang harus mengambil keputusan hidup yang penting. Selain itu, ada pula resiko tidak mendapatkan pekerjaan dan penghasilan tetap.Kecil, pekerjaan adalah cara yang aman untuk mendapatkan uang secara rutin.
PendapatanRelatif besar, semakin lama seseorang menjalani karirnya, rata-rata akan semakin besar pula penghasilan yang diperoleh.Relatif kecil, pekerjaan-pekerjaan yang tidak memerlukan kemampuan khusus biasanya berupah kecil, karena pekerja-pekerjanya mudah dicari dan digantikan.
TujuanMengejar kesuksesan dan kepuasan hidup secara umum.Mendapatkan uang dengan cepat dan dalam waktu singkat

Definisi Pekerjaan

Definisi pekerjaan adalah:

  1. Sebuah tugas yang dilakukan secara rutin dan dihargai dengan sejumlah uang.
  2. Perjanjian ketenagakerjaan pada suatu perusahaan, baik pekerjaan tetap atau paruh waktu.
  3. Kewajiban seseorang untuk mengerjakan sesuatu, baik pekerjaan fisik maupun non-fisik.

Pekerjaan adalah kontrak perjanjian antara pemberi kerja dan pekerja. Suatu pekerjaan biasanya dihargai dengan gaji yang dibayarkan setiap bulan. Dalam sudut pandang perusahaan, tujuan utama pekerjaan adalah untuk menghasilkan keuntungan yang lebih banyak bagi perusahaan, dan sebagai gantinya, perusahaan wajib untuk membayarkan gaji dan tunjangan kepada seluruh pekerjanya.

Ada pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan tenaga fisik, seperti kuli bangunan, pelayan restoran, penjaga kebersihan, sekuriti, dan lain-lain. Ada pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan tenaga kreatif, kemampuan logis, dan kemampuan managemen, seperti desainer grafis, staff administrasi, manager restoran, dan pekerjaan-pekerjaan kantor lainnya.

Definisi Karir

Definisi karir adalah:

  1. Profesi seseorang dalam suatu bidang, biasanya memerlukan kemampuan dan dedikasi khusus.
  2. Kemajuan kondisi hidup seseorang demi mengejar cita-cita dan tujuan hidupnya

Karir lebih berfokus pada hidup seseorang secara keseluruhan. Orang-orang yang sukses dalam karirnya biasanya adalah orang-orang yang berpengaruh positif kepada masyarakat di sekitarnya. Seseorang yang profesional dalam bidangnya dapat menjadi aset yang berharga untuk suatu perusahaan, dapat berkontribusi besar demi kemajuan perusahaan, dan biasanya tidak tergantikan oleh orang lain. Perusahaan tidak bisa kehilangan orang-orang seperti ini, dan akan merugi jika para pekerja terbaiknya mengundurkan diri. Karena itu, biasanya perusahaan berani memberikan gaji yang berkali-kali lipat lebih tinggi daripada pekerja biasa.

Contoh cerita

Si A dan si B sama-sama bekerja di bidang kuliner. Pada awalnya, Si A diterima untuk bekerja di restoran X sebagai pelayan. Si B juga bekerja sebagai pelayan di restoran Y. Keduanya mendapatkan gaji sebesar upah minimum regional (UMR) pada kotanya.

Si A sangat rajin dan serius dalam karirnya di bidang kuliner. Seiring dengan berjalannya waktu, si A bekerja semakin baik dan semakin efisien dalam melayani pelanggan. Setelah 6 bulan bekerja, dia mendapatkan kenaikan gaji karena kinerjanya yang sangat baik. Setelah satu tahun lebih, dia dipromosikan sebagai manager di restoran X. Kenaikan gaji tersebut dimanfaatkan si A dengan cara menabung sebagian gajinya. Setelah 2 tahun bekerja di restoran X, si A tertarik untuk belajar memasak. Karena itu, pada malam hari setelah bekerja, si A mengikuti kursus memasak. Setelah 4 tahun bekerja di restoran X dan lebih dari setahun mengikuti kursus masak, si A telah mengetahui seluk-beluk dunia kuliner dan mengetahui bagaimana caranya mengelola restoran dengan baik. Si A juga telah mengumpulkan sejumlah uang dari tabungannya. Dari hasil tabungan tersebut beserta pinjaman dari bank, Si A kemudian memulai bisnis restorannya sendiri. Berkat kerja keras dan kegigihannya, si A sukses dalam menjalani karirnya di bidang kuliner.

Tetapi sebaliknya, Si B adalah orang yang malas dan tidak menganggap serius karir hidupnya. Selama 4 tahun kedepan, ia masih menjadi pelayan. Ia pernah dipecat dari restoran Y karena kesalahan fatal yang merugikan restoran Y. Setelah dipecat, ia melamar kerja ke restoran Z, dan diterima untuk bekerja sebagai pelayan restoran. Si B tidak mengalami peningkatan dalam karirnya, dia hanya mampu untuk bekerja menjadi pelayan. Si B sering mengeluh karena gajinya hampir tidak mencukupi kebutuhan hidupnya, ia ingin mendapatkan penghasilan lebih. Si B merasa marah dan menyalahkan restoran Y dan Z karena memberikan gaji yang kecil. Si B tidak serius dalam karirnya dan gagal menjadi orang yang sukses di bidang kuliner.

Berganti-ganti Pekerjaan dan Karir

Berganti pekerjaan adalah hal yang tidak sulit, dan biasanya dilakukan banyak orang. Seseorang dapat bekerja di suatu perusahaan selama beberapa tahun, kemudian berpindah ke perusahaan lainnya. Cara ini kerap dilakukan sebagai batu loncatan untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi, posisi yang lebih baik, dan untuk bisa bekerja di perusahaan-perusahaan ternama. Jika tujuan-tujuan tersebut tercapai, maka berganti-ganti pekerjaan adalah hal yang menguntungkan.

Berganti karir, sebaliknya, bukanlah hal yang mudah. Untuk berganti karir, seseorang harus mengabaikan karirnya yang lama, dan memulai baru dari nol. Sebagai contoh, seseorang yang bekerja di bidang informasi dan teknologi (IT), ingin memulai bisnis restoran. Selain harus keluar dari pekerjaannya di bidang IT, orang tersebut harus mempelajari bidang kuliner dari awal, mungkin dengan cara mengikuti kursus dan seminar. Dia tidak lagi mendapat gaji tetap dan juga mengalami resiko terjadinya kegagalan (bisnis restorannya tidak berhasil). Karena itu, berganti karir tidak mudah dan memiliki resiko besar.

Sumber

Diffen.com – Career vs Job

Comments

comments