Perbedaan Jas dan Blazer

Jas dan Blazer

Perbedaan Kunci:

Jas

Setelan jas adalah seperangkat pakaian yang terbuat dari kain yang sama, biasanya terdiri dari setidaknya satu jaket dan celana panjang. Blazer adalah jaket yang mirip dengan jas setelan, tapi kadang kantung dengan potongan tanpa tutup dan kancing logam. Setelan jas secara tradisional dipakai dengan kemeja dan dasi, diikuti oleh mantel pinggang yang terdiri dari setelan tiga potong dan jaket. Blazer biasanya lebih santai dan bisa dicocokkan dengan celana dan / atau jins yang kontras. Setelan lebih formal, sementara blazer digunakan untuk keperluan informal.

Saat berdandan untuk suatu kesempatan, seperti pesta pernikahan, lebih baik untuk mengetahui gaya berpakaian yang tepat untuk acara ini. Bagi pria, pilihan juga termasuk setelan jas dan blazer. Namun, tergantung pada acara tersebut, setelan jas dan blazer adalah dua istilah berbeda yang mengacu pada dua gaya pakaian yang berbeda.

Kata suit berasal dari kata bahasa Prancis suite, yang berarti “mengikuti” atau kata kerja kata kerja Latin sequor, yang berarti “saya ikuti”. Kata-kata ini digunakan untuk setelan jas, sebagai bagian yang berbeda dari setelan jas mengikuti tekstur pakaian dan warna. Saat ini, jas paling sering dipakai untuk acara dasi hitam, pernikahan dan pertemuan. Setelan terdiri dari dua potong dari tiga potong; Dua potong termasuk mantel dan celana panjang, sementara tiga potong juga termasuk mantel pinggang.

Sebelumnya, jas disesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan perlengkapan orang itu, namun setelah Revolusi Industri, kebanyakan pakaian diproduksi massal dan hanya memerlukan sedikit perubahan oleh penjahit. Setelan saat ini dijual dalam tiga cara, dipesan lebih dahulu, dibuat untuk diukur dan siap pakai. Dipesan lebih dahulu adalah setelan yang dibuat dari nol oleh penjahit, memberikan kecocokan yang tepat dan memungkinkan pilihan kain pada pelanggan. Dibuat untuk diukur memiliki pola pra-buat yang dimodifikasi agar sesuai dengan pelanggan. Baju yang siap pakai sudah tersedia untuk dibeli dan dipakai, namun mungkin memerlukan beberapa penyesuaian untuk celana.

Setelan secara tradisional dipakai dengan kemeja dan dasi, diikuti oleh mantel pinggang yang terdiri dari setelan tiga potong dan jaket. Kain dan warna setelan juga bisa berbeda sesuai dengan acara tersebut. Jaket ditawarkan dalam pola single breasted atau double-breasted; Jaket single breasted memiliki tumpang tindih yang sempit saat diikat, sementara jaket double breasted memiliki lipatan lebar yang tumpang tindih saat diikat. Bagi wanita, jas didesain berbeda; jaketnya lebih kecil dan biasanya single breasted dan dipasangkan dengan rok, celana dalam, dan atasan.

Blazer

Blazer biasanya lebih santai digunakan, dibandingkan dengan jas yang untuk keperluan formal. Blazer hanya jas setelan dan bisa dicocokkan dengan celana dan / atau jeans yang kontras. Blazer lebih berat dibandingkan dengan jas setelan, karena mereka dimaksudkan sebagai jaket luar ruangan. Blazer pada awalnya digunakan sebagai bagian dari pakaian seragam untuk sekolah, maskapai penerbangan dan kapal pesiar; Tapi sekarang diasosiasikan dengan gaya. Blazer paling sering digunakan oleh klub berperahu, seperti Oxford dan Cambridge. Istilah ‘blazer’ juga dikabarkan berasal dari jaket merah yang dikenakan oleh St. John’s College, Cambridge’s Lady Margaret Boat Club. Jaket merah itu disebut karena warna merah cerah, dan mempertahankan mantel merah.

Blazer bisa dipasangkan dengan kemeja dan dasi ke polo shirt leher terbuka. Banyak musisi bahkan memakai blazer tanpa baju. Blazer bisa dilapisi single breasted atau double breasted tergantung gaya, memiliki kancing gaya angkatan laut dan dua kantong olahraga. Blazer di AS dan Inggris dianggap sebagai pakaian bisnis dan pakaian informal bisnis. Jaket blazer tidak perlu mencocokkan garmen atau warna celananya. Celananya bisa lebih gelap atau lebih terang warnanya dibandingkan dengan jaket dan blazer bahkan bisa dipasangkan dengan jeans. Untuk wanita, desain blazer sama, meski pengepasannya berbeda.

Perbedaan terbesar antara keduanya adalah penggunaan, atau saat dimana pakaian bisa dipakai. Sementara setelan jas paling sering dikenakan pada acara-acara resmi seperti acara pernikahan, fungsi dan pertemuan bisnis, blazer lebih banyak dikenakan pada acara santai informal atau bisnis. Setelan jas biasanya dipasangkan dengan kemeja dan dasi, sedangkan blazer bisa dipasangkan dengan kemeja atau t-shirt pololeher. Setelan termasuk celana yang terbuat dari bahan yang sama, namun blazer memiliki pilihan untuk dipasangkan dengan jenis celana apapun tergantung masing-masing orang. Blazer lebih berat dan lebih berkancing dibanding jaket jas.

Rangkuman:

JazBlazer
DefinisiSetelan jas adalah seperangkat pakaian yang terbuat dari kain yang sama, biasanya terdiri dari setidaknya satu jaket dan celana panjangAdalah jaket yang mirip dengan jaket setelan, tapi kadang kantung tutup dan kancing logam tanpa tutup
AsalKata Perancis, suite atau kata Latin, sequor.Mantel merah yang dikenakan oleh Lady Margaret Boat Club; kru HMS Blazer mengenakan jaket biru dan putih bergaris.
Kemeja / Pakaian yang didalamnyaKemeja button down biasanya lebih ringan dari dasi dan setelannyaKemeja button down, t-shirt, kaos polo, dll
Kerah Jasberjejak, memuncak (runcing), selendangberjejak, memuncak (runcing), selendang
KantongKantung dalam, dua kantong luar, saku dada (opsional)Kantung dalam, dua kantong luar, saku dada (opsional)
LenganTermasuk manset untuk penghubungKancing manset biasanya opsional
Celana PanjangKain yang sama dengat jaketnyaBisa dicampurcocokkan
DasiDasi panjang atau dasi kupu-kupu diperlukanOpsional
SepatuSepatu pantofelSepatu pantofel, sepatu kanvas, sneaker
AcaraPernikahan, pertemuan bisnis, fungsi penghargaanBisnis santai, pertemuan informal, makan malam

Referensi:

Comments

comments