Apa bedanya Jalan dan Lari

Jalan dan Lari

Olahraga paling sederhana yang dilakukan oleh masyarakat adalah berjalan atau berlari. Hampir tanpa memerlukan alat apapun olahraga ini dapat dilakukan. Olahraga ini juga merupakan salah satu olahraga tertua didunia. Namun sebenarnya apa perbedaan jalan dan lari? Apakah kecepatannya? Apakah perbedaan gerakannya? Apakah sebenarnya sama saja? Berikut coba kami jelaskan beberapa perbedaannya.

JalanLari
Sudut lututNormalMenekuk lebih banyak
Kecepatan Maksimalsekitar 8 km/jam44 km/jam
(rekor oleh usain bolt)
Kontak dengan tanahSelalu kontak dengan tanah (paling tidak 1 kaki)Tidak selalu kontak dengan tanah (ada fase 2 kaki melayang)
CederaMinimRentan cedera di area lutut / pergelangan kaki, terutama bagi orang yang kelebihan berat badan (obesitas)

Kontak dengan tanah

Perbedaan utama antara jalan dan lari adalah kontak kaki dengan tanah. Ketika berjalan, kaki anda selalu menyentuh tanah, entah satu kaki atau dua kaki. Tidak ada fase dimana semua kaki terangkat. Sedangkan lari, terdapat fase dimana kaki tidak menyentuh tanah sama sekali. Benar ada saat dimana satu kaki menyentuh, tapi ada saat dimana kedua kaki melayang. Berikut ilustrasi gambar yang menjelaskan

Gambar perbedaan jalan dan lari

Pada saat berlari juga sangat jarang kedua kaki menyentuh tanah secara bersamaan. Sebagian besar fase yang terjadi adalah satu kaki menyentuh satu kaki melayang, kemudian dua kaki melayang, dan kembali ke fase awal.

Waktu kontak dengan tanah pun saat berlari relatif lebih sedikit daripada berjalan.

Sudut lutut

Saat berlari lutut akan menekuk lebih banyak daripada saat anda berjalan. Ini akan memberikan kekuatan pada saat kaki menginjakkan ke tanah melalui otot quadricep yang ikut bekerja. Sehingga ketika olahraga lari, otot quadriceps dan lutut akan lebih terasa lelah dibandingkan berjalan biasa.

Kecepatan maksimal

Berjalan membatasi seorang dengan kecepatan tertentu. Rata – rata berjalan sekitar 5 km/jam, namun bila dipaksakan untuk berjalan cepat dapat mencapai sekitar 8 km/jam. Lari dilain tempat dapat meningkatkan kecepatan hingga jauh diatasnya. Rekor tercepat saat ini untuk sprint 100m dipegang oleh Usain Bolt, ia dapat berlari hingga kecepatan 44 km/jam.

Cedera

Olahraga berjalan tergolong aman untuk sebagian besar orang. Namun tidak begitu dengan berlari. Olahraga lari kurang disarankan kepada orang yang memiliki kelebihan berat badan. Karena berat badan ini akan memeberikan tekanan lebih bagi lutut, dan dapat membaut cedera.

Ringkasan

Jalan dan lari perbedaannya adalah di letak kontak dengan tanah. Kegiatan walaupun dengan kecepatan rendah bisa disebut lari, jika memang terdapat fase “melayang” pada kedua kaki. Dan kegiatan jalan tetap bisa disebut berjalan selama kaki tetap menyentuh tanah, dan tidak ada fase melayang, oleh karena itu terdapat perlombaan “jalan cepat”.

Comments

comments