Apa bedanya HIdup Sendiri dan bersama Keluarga

Hidup Sendiri dan Hidup bersama Keluarga

Ada saatnya hidup harus berpisah dari keluarga, entah itu karena sekolah di luar kota, bekerja diluar kota atau tempat yang jauh dari keluarga. Kadang berpisah dari keluarga terasa berat, namun ternyata banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik ketika seseorang hidup sendiri.

1. Keuangan

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-1

Ketika hidup sendiri, semua pengeluaran akan kamu tanggung sendiri. Mulai dari makan, listrik, air, kebersihan dan lainnya. Dibandingkan ketika masih hidup dengan keluarga, akan dibantu oleh orang tua untuk membiayai kehidupan rumah tangga bersama. Dengan mengurus keuanganmu sendiri, kamu akan belajar sebaik baiknya untuk mengatur bagaimana pengeluaran dapat terkontrol dengan baik.

2. Pekerjaan Rumah Tangga

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-2

Hidup sendiri berarti kamu harus bertanggung jawab terhadap semuanya sendiri. Tidak bisa asal lempar pakaian kotor berharap ada yang mencucikan, atau berharap lantai dapat bersih sendiri. Kamu mulai belajar bagaimana mengurus rumahmu sendiri. Ketika di rumah pasti Ibumu tidak tega ketika kamarmu kotor tidak dibersihkan, ia akan membantu untuk membersihkan bersama. Hidup sendiri membuatmu lebih mandiri.

3. Keberanian

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-3

Hidup sendiri membaut kamu suka tidak suka berani untuk menghadapi sesuatu, bahkan di keadaan yang paling menakutkan. Karena kamu tidak bisa lagi mengharapkan pertolongan keluarga terus menerus, semuanya harus dihadapi sendiri.

4. Waktu bersama Orang Tua

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-4

Ketika hidup sendiri kamu akan jarang bertemu dengan orang tua. Waktu yang ada untuk bertemu, entah sehari beberapa menit untuk menelpon, seminggu sekali berjumpa, akan digunakan untuk waktu yang berkualitas. Dibandingkan dengan setiap hari bertemu, mungkin anda tidak merasa bahwa waktu bersama orang tua ini sangat berharga, kamu mungkin malah merasa kadang jengkel atau bahkan bertengkar dengan orang tua. Orang cenderung menganggap keberadaan orang tua sudah semestinya seperti itu, tidak lagi bersyukur.

5. Keputusan

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-5

Ketika hidup sendiri, anda tidak bisa selalu menelpon orang tua atau keluarga untuk minta pertimbangan atau masukan. Ada kalanya anda harus berpikir sendiri, memutuskan sendiri masa depan anda. Anda akan menjadi orang yang mandiri, menentukan masa depan anda sendiri, tidak lagi ‘terserah orang tua’.

6. TindakanPerbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-6

Ketika hidup sendiri kamu bebas melakukan apapun sendiri. Tidak ada yang memaksamu untuk makan pagi yang sehat, olahraga pagi besama, berdoa bersama ataupun yang lainnya. Kamu harus benar – benar menentukan arah yang baik untuk dirimu sendiri. Ketika kamu beribadah/makan pagi/ berolahraga, kamu melakukannya bukan sekedar ikut – ikutan keluarga, namun karena memang itu dari dirimu sendiri yang memutuskan bahwa hal tersebut penting.

7. Kesalahan

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-7

Saat hidup sendiri kamu akan melakukan sangat banyak kesalahan. Kamu tidak tahu ini ataupun itu, sehingga membuat kamu menanggung akibatnya. Tapi dari itu kamu belajar banyak pengalaman, yang membuat kamu lebih dewasa, dan dapat bangkit setiap jatuh.

8. Diri Sendiri

Perbedaan-Hidup-sendiri-dan-keluarga-8

Orang yang paling sering bersamamu adalah dirimu sendiri, bukan kakak, adik ataupun orang tua. Namun kebanyakan orang tidak memiliki waktu untuk sendiri, mengerti dan mengenal dirinya lebih dalam lagi. Dengan hidup sendiri kamu akan punya lebih banyak waktu untuk intropeksi diri, dan mengerti siapa dirimu.

Comments

comments