HDL dan LDL

Ketika mendengar kata kolesterol, biasanya orang akan berpikiran kolesterol merupakan sesuatu yang buruk bagi tubuh manusia. Ada dua jenis kolesterol yaitu – HDL (High Density Lipoprotein) dan LDL (Low Density Lipoprotein). LDL yang berlebih akan menyebabkan penyumbatan di arteri (kolesterol buruk), sedangkan HDL membantu membawa trigliserit ke liver untuk di ekskresi.

HDLLDL
KepanjanganHigh Density LipoproteinLow Density Lipoprotein
DefinisiSering disebut dengan kolesterol baik, HDL merupakan anggota lipoprotein dalam menstrasporatasi kolesterol dan trigliserit untuk liver yang digunakan untuk ekskresiSering disebut kolesterol jahat/buruk, juga merupakan anggota lipid didalam darah, namun jika jumlahnya terlalu banyak, dapat menyebabkan gangguan kesehatan, karena akan menumpuk di arteri dan menyebabkan penyumbatan.
FungsiSarana transportasi kolesterol dari arteri dan jaringan ke liver atau orang seperti ovarium, kelenjar adrenal dan testisSarana transporatasi kolesterol ke arteri dan jaringan
Rekomendasi KadarBaik: 40-50 (pria), 50-59 (wanita)
Semakin banyak semakin baik, kurang dari 40-50 buruk
Baik: 100-129
Batas tinggi: 130-159
Berbahaya: >160
SumberBawang, Asam Omega-3 seperti ikan, sayuran, kacang kenari,makanan kaya serat seperti oatmealMakanan yang mengandung banyak lemak trans, seperti kuning telur, hati, keju, alkohol, nasi putih dan tepung

 

Apa itu HDL dan LDL?

HDL (Kolesterol baik) tidak mengandung banyak lemak, melainkan protein. Semakin banyak HDL pembuluh darah arteri akan semakin bersih, karena HDL membawa kolesterol ke hati untuk di daur ulang lagi.

LDL (Kolesterol jahat/buruk) berlawanan dengan HDL, semakin banyak jumlahnya akan mengganggu kesehatan manusia. Karena LDL akan menempel di arteri dan menyebabkan penyumbatan. LDL sendiri terdapat dua tipe, yaitu small dense LDL dan large bouyant LDL. Sebagian besar plak pada arteri disebabtkan oleh small dense LDL.

Struktur dan Fungsi

Lipoprotein adalah gabungan antara apolipoprotein dan fospolipid. HDL merupakan molekul lipid yang terkecil, dan memiliki kepadatan molekul yang tinggi karena sebagian besar berupa protein. Sedangkan molekul LDL terdiri dari satu apo lipoprotein dimana menyalurkan asam lemak.

Fungsi dari kolesterol baik (HDL) adalah menyalurkan kolesterol dari arteri dan jaringan, menuju ke liver dan organ – organ lain seperti ovarium, kelenjar adrenal dan testis. Kolesterol yang disalurkan ini akan di ekskresi (dikeluarkan) ke kelenjar empedu dan usus. Beberapa yang lain akan disalurkan untuk sintesis hormon steroid. Fungsi lain dari HDL adalah untuk menghambat oksidasi, pembengkakan, aktivasi endotel dan koagulasi.

Fungsi utama dari LDL adalah membawa kolesterol ke jaringan dan arteri. Namun ketika kolesterol yang dibawa terlalu banyak, akan menyebabkan banyak masalah. Semakin tinggi tingkat kolesterol LDL, besar kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung. Sebaliknya semakin tinggi tingkat HDL seseorang, semakin kecil kemungkinan terkena penyakit jantung.

Salah satu penyakit yang paling umum adalah jantung koroner. Jantung koroner adalah sebuah kondisi dimana banyak plak yang terbentuk di pembuluh arteri jantung. Ini menyebabkan aliran darah yang kaya akan oksigen terbatasi. Jika hal ini terjadi terus menerus, besar kemungkinan area yang tersumbat ini akan pecah. Jika darah pecah maka darah akan mengalir keluar dan membeku, yang kemudian akan menutup aliran darah secara total.

Selain menyebabkan pembuluh darah yang pecah, hal ini dapat penyebabkan serangan jantung. Karena otot jantung akan kehilangan kekuatan ketika suplai oksigen yang masuk semakin terbatasi.

 

Penyempitan Arteri

Kadar Kolesterol yang aman

Rekomendasi tingkat HDL yang sehat adalah diatas 40-60 mg/dL atau lebih banyak, sedangkan tingkat LDL yang sehat adalah 100 – 130 atau lebih sedikit.

Kadar kolesterol pada makanan

Pengaruh Gaya Hidup

Mengubah gaya hidup, berolahraga secara rutin dan mengurangi berat badan yang berlebihan dapat menginkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam tubuh dan mengurangi kolesterol secara keseleuruhan. Perubahan gaya hidup sederahan seperti berjalan kaki lebih banyak, menggantik minyak goreng biasa menjadi olive oil akan membawa perubahan pada jangka panjang.

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/High-density_lipoprotein

https://en.wikipedia.org/wiki/Low-density_lipoprotein

https://en.wikipedia.org/wiki/Cholesterol

http://www.drdavidwilliams.com/ldl-hdl-cholesterol/

 

Comments

comments