Perbedaan Epidemi dan Pandemi

Epidemi dan Pandemi

Epidemi dan pandemi digunakan untuk menggambarkan wabah penyakit yang meluas, namun ada perbedaan halus antara kedua kata tersebut.

Tabel Perbandingan

EpidemiPandemi
DefinisiEpidemi terjadi ketika tingkat kejadian (yaitu kasus baru pada populasi manusia tertentu, selama periode tertentu) dari penyakit tertentu secara substansial melebihi apa yang "dikira," berdasarkan pengalaman terkini.Pandemi adalah epidemi penyakit menular yang menyebar melalui populasi manusia di wilayah yang luas, seperti benua.
PerbandinganWabah penyakit yang terpusat di area terterntuWabah penyakit yang terjadi di wilayah geografis yang luas dan mempengaruhi proporsi penduduk yang sangat tinggi.

Definisi

Epidemi (dari bahasa Yunani epi- pada + demos orang) adalah klasifikasi dari penyakit yang muncul sebagai kasus baru dalam populasi manusia tertentu, selama periode tertentu, dengan tingkat yang secara substansial melebihi apa yang “dikira berdasarkan pengalaman terkini( Jumlah kasus baru dalam populasi selama periode waktu tertentu disebut “tingkat kejadian”).

Sebuah pandemi (dari bahasa Yunani πᾶν (pan, “semua”) + + δῆμος (dēmos, “orang”) adalah epidemi yang menyebar di wilayah yang luas (misalnya benua), atau bahkan di seluruh dunia.

Perbedaan antara Epidemi dan Pandemi

Sederhananya, saat epidemi lepas kendali, ini disebut pandemi. Ini memiliki 2 nuansa:

  • penyebaran geografis

Epidemi yang tidak terlokalisir ke suatu kota atau wilayah kecil namun terbentang wilayah geografis yang lebih luas dapat disebut pandemi.

  • Tingkat kejadian

Epidemi dapat dilokalisasi ke wilayah kecil namun jumlah orang yang terkena dampak mungkin sangat, sangat besar dibandingkan dengan apa yang “dikira”. Dalam kasus ini, bisa disebut pandemi meski penyebaran geografinya tidak terlalu besar. Sebagai contoh, mari kita katakan bahwa suatu penyakit memiliki tingkat infeksi “yang dikira” 15%. Bila 40% populasi negara terinfeksi, kita memiliki epidemi di tangan kita. Bila 75% populasi terinfeksi, maka jumlah tersebut mencapai proporsi pandemi.

Pandemi Flu

Para ahli memperingatkan bahwa pandemi flu baru bisa membunuh 20 juta orang di seluruh dunia. Ada banyak pandemi flu di abad ke-20. Pandemi flu Spanyol tahun 1918 diperkirakan menyebabkan 50 juta kematian, dimana 20% sampai 40% populasi dunia jatuh sakit. Pandemi flu Asia pada tahun 1958-59 mengakibatkan kematian sekitar 2 juta orang dan flu Hong Kong tahun 1968-69 diperkirakan menyebabkan sekitar 1 juta kematian.

Satu-satunya peringanan efektif terhadap pandemi adalah vaksin. Kemajuan ilmiah telah mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan vaksin baru. Namun, diperkirakan masih sekitar 30 minggu. Para ahli percaya bahwa memperpendeknya menjadi 6 minggu adalah satu-satunya cara untuk mengendalikan penyebaran pandemi.

Referensi:

 

 

Comments

comments