Apa bedanya CV dan PT

CV (Commanditaire Vennootschap) Dan PT (Perseroan Terbatas)

Perekonomian Indonesia berkembang pesat hingga kini. Dunia perindustrian Indonesia dihiasi dengan banyaknya perusahaan yang didirikan di Indonesia, baik perusahaan dalam maupun luar negeri. Perusahaan-perusahaan tersebut sudah tak terhitung jumlahnya. Mulai dari perusahaan kecil, perusahaan berskala nasional hingga perusahaan yang berskala internasional.

Jika anda sering melihat berita atau membaca kemasan suatu produk, anda pasti akan menemukan suatu nama perusahaan di sana. Perusahaan itu seringkali diawali dengan kata CV ataupun PT. Anda pasti tahu kalau CV atau PT adalah kata yang menandai nama suatu perusahaan. Kata tersebut biasanya terletak di depan nama perusahaan. Namun apakah yang membedakan CV dan PT? Mengapa ada beberapa perusahaan yang menggunakan CV dan beberapa lainnya menggunakan PT? CV dan PT merupakan jenis perusahaan yang berbeda dari berbagai aspeknya. Perbedaan tersebut dapat dirangkum dalam tabel di bawah ini.

CVPT
ManajemenSekutu aktif dan sekutu pasifDireksi dan pemegang saham
Skala usahaKecil hingga menengahMenengah hingga besar
Jenis usahaTidak berbadan hukumBerbadan hukum
Syarat pendirianTergolong mudahRumit
Ketentuan modalTidak tertentu, dari modal pribadiMinimal Rp. 50.000.000,-,
Penentuan keputusanInternal dari para pemilikMelalui Rapat Umum Pemegang Saham

Bentuk usaha keduanya yang berbeda skala

Baik CV maupun PT merupakan suatu bentuk perusahaan umum digunakan di Indonesia. Namun hal yang paling mendasari dari kedua bentuk usaha ini adalah skalanya. CV merupakan jenis usaha yang mencakup usaha kecil hingga menengah. Usaha yang termasuk dalam jenis usaha ini bisa mencakup usaha rumahan, usaha yang dibentuk oleh anda dan teman terdekat anda, dan segala bentuk usaha lain hingga skala menengah. Sedangkan PT umumnya diperuntukkan bagi usaha menengah ke atas. Apabila anda memiliki modal besar dan ingin mendirikan perusahaan yang membutuhkan setidaknya 100 karyawan, maka usaha anda dapat digolongkan sebuah PT. Skala usaha yang berbeda ini merupakan perbedaan mendasar dari CV dan PT.

Manajemen PT yang Lebih Kompleks

Perbedaan kedua dari CV dan PT terletak dalam manajemennya. CV merupakan jenis usaha yang dibentuk oleh 2 orang atau lebih dengan menggunakan modal sendiri. Dalam CV terkenal istilah sekutu pasif dan sekutu aktif. Sekutu pasif adalah pendiri CV yang menyetorkan sejumlah uang untuk modal perusahaan namun tidak terlibat dalam kegiatan operasional secara langsung. Ia hanya menyetorkan modalnya dan menunggu hasil yang akan dia tuai. Sedangkan sekutu aktif merupakan kebalikan dari sekutu pasif. Sekutu aktif, sesuai namanya, terlibat aktif dalam kegiatan operasional perusahaan. Di samping itu ia juga menyetorkan modal untuk perusahaan.

Sementara itu, manajemen PT terdiri dari dewan direksi dan pemegang saham. Dewan direksi merupakan jajaran pejabat perusahaan yang mengatur segala macam kebijakan operasional perusahaan. kebijakan perusahaan yang lebih besar nantinya kan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). RUPS dihadiri oleh para pemegang saham dan dewan direksi. Segala keputusan RUPS merupakan keputusan mutlak karena RUPS merupakan kekuasaan tertinggi di PT.

Ada dan tidak adanya sistem saham

Saham merupakan suatu surat yang menyatakan kepemilikan modal atas suatu perusahaan. Saham berupa lembaran kertas yang dikeluarkan oleh PT. Saham biasanya disebut dalam presentase. Dengan memiliki sekian presentase saham, maka orang tersebut akan berhak atas sekian persen dari keuntungan perusahaan. sementara itu dalam manjemen CV, tidak ada pengelolaan dana dengan menggunakan sistem saham. Skala usaha CV masih terlalu kecil untuk  ikut menjadi pemain di pasar saham.

Jenis usaha CV yang belum kuat secara hukum

Sebagai suatu badan, akan lebih baik apabila usaha anda memiliki sebuah landasan hukum bukan? Posisi usaha anda akan lebih kuat di mata hukum. Selain itu, perusahaan anda juga akan lebih dipercaya oleh orang. Dalam kasus CV dan PT, hanya PT lah yang sudah berbadan hukum. Jenis usaha PT telah tercantum dalam 3 nomor Undang-Undang Negara Republik Indonesia. PT juga telah disebutkan dalam 2 peraturan pemerintah, keputusan menkumham, keputusan jenderal administrasi hukum umum, dan surat edaran direktur jenderal administrasi hukum umum.

Syarat pendirian CV yang lebih mudah

Jika anda ingin mendirikan badan usaha dengan cara cepat dan mudah, anda tidak perlu bingung. Karena anda dapat dengan mudah mendirikan CV. Syarat pendirian CV tergolong mudah dan cepat. Tidak seperti PT yang rumit. Untuk mendirikan CV, pertama harus dipastikan adanya 2 orang atau lebih sebagai sekutu pasif dan aktif. Lalu buat akta pendirian CV di notaris terdekat dan daftarkan CV anda di Pengadilan Negeri. Kemudian mengurus Surat Keteranga Domisili Perusahaan, NPWP, izin usaha CV, dan Tanda Daftar Perusahaan. sementara itu proses pendirian PT kurang lebih sama. Hanya saja akan memakan waktu lebih lama. Mengapa demikian? Karena ada beberapa proses lain yang harus dilakukan. proses tersebut yakni menyusun Anggaran Dasar PT dan mengurus perijinan-perijinan. Berbeda dengan CV, perijinan pendirian PT memerlukan waktu yang lebih lama karena harus mendapatkan persetujuan menteri. Selain proses yang rumit dan lama, pendirian PT akan membutuhkan sejumlah uang yang jauh lebih besar.

Perbedaan dalam besaran modal

Perbedaan lain antara CV dan PT terletak pada besaran modal awal. Menurut Undang-Undang No. 40 Tahun 2007, untuk mendirikan PT, haruslah tersedia modal dasar minimal Rp. 50.000.000,-. Nah, ketentuan seperti ini tidak ada dalam CV. Berapapun modal yang anda miliki sebagai modal awal, anda dapat mendirikan CV dengan segera.

Nama PT yang tidak mungkin sama

Pernahkah anda menemui nama CV yang sama di suatu tempat? Nama suatu CV bisa saja sama dengan nama CV lainnya. Entah CV tersebut berada di luar daerah maupun dalam daerah yang sama. Hal ini disebabkan tidak adanya peraturan yang mengharuskan nama CV harus berbeda satu sama lain. Beda halnya dengan PT. Nama PT tidak boleh sama. Lalu bagaimana jika seseorang memiliki ide nama PT yang sama dengan orang lain? Nama PT yang sama bisa saja dicegah. Pencegahan ini terdapat dalam salah satu lagkah pendirian PT. Berdasarkan UU Perseroan Terbatas No. 40 tahun 2007, sebuah PT yang aka berdiri tidak boleh memiliki nama yang sama dengan PT lainnya yang telah berdiri sebelumnya. Dengan demikian, tidak akan ada nama PT yang sama.

Itulah perbedaan-perbedaan dari CV dan PT. Dapat terlihat dengan jelas bahwa CV dan PT sangatlah berbeda. Dapat disimpulkan dari penjelasan lengkap tersebut bahwa CV merupakan bentuk usaha yang lebih kecil daripada PT dari segala aspek. Baik dalam aspek modal, kerumitan pendirian dan manajerialnya.

Referensi:

Comments

comments