Perbedaan CT Scan dan MRI

CT Scan dan MRI

CT Scan (atau CAT Scan) paling tepat untuk melihat cedera tulang, mendiagnosa masalah paru-paru dan dada, dan mendeteksi kanker. MRI paling tepat untuk memeriksa jaringan lunak pada cedera ligamen dan tendon, cedera saraf tulang belakang, tumor otak, dll. CT scan sangat digunakan pada kamar darurat karena proses scannya memakan waktu kurang dari 5 menit. MRI, di sisi lain, bisa memakan waktu sampai 30 menit.

MRI khususnya menghabiskan biaya lebih daripada CT scan. Salah satu keunggulan MRI adalah tidak menggunakan radiasi sementara CAT scan menggunakannya. Radiasi ini berbahaya jika terjadi pemaparan berulang-ulang.

Tabel Perbandingan

CT ScanMRI
Singkatan dariComputed (Axial) TomographyMagnetic Resonance Imaging
Pemaparan radiasiDosis radiasi efektif dari jangkauan CT dari 2 sampai 10 mSv, yang mana hampir sama dengan orang rata-rata menerima radiasi latar belakang dalam 3 sampai 5 tahun. Biasanya, CT scan tidak direkomendasika untuk wanita hamil atau anak-anak kecuali mutlak dibutuhkan.Tidak ada. Mesin MRI tidak memancarkan radiasi pengion.
BiayaBiaya CT Scan berkisar antara $1,200 sampai $3,200; Biaya CT Scan biasanya lebih kecil dari MRI (sekitar setengah harga MRI).MRI membutuhkan biaya antara $1,200 sampai $4,000 (sebaliknya), yang mana biasanya lebih mahal daripada CT scan dan X-rays, dan metode yang paling jeli dalam pemeriksaan.
Waktu yang dibutuhkan untuk scan selesaiBiasanya selesai dalam waktu 5 menit. Waktu scan sebenarnya biasanya kurang dari 30 detik. Karena itu, CT lebih sensitif terhadap pergerakan pasien daripada MRITergantung dari apa yang dicari oleh MRI, dan dimana yang perlu dicari, scannya mungkin cepet (selesai dalam 10-15 menit) atau bisa membutuhkan waktu panjang (2 jam).
Efek terhadap tubuhMeskipun kecil, CT bisa memaparkan risiko penyinaran. Tidak sakit, tidak invasifTidak ada risiko biologis yang pernah dilaporkan tentang penggunaan MRI. Namun, beberapa mungkin alergi terhadap pewarna kontrass, yang mana juga tidak layak untuk mereka yang menderita akan gangguan ginjal atau hati.
Kemampuan untuk mengubah bidang gambar tanpa menggerakan pasienDengan kemampuan MDCT, gambar isotropik memungkinkan. Setelah helical scan dengan fungsi Multiplanar Reformation, operator bisa membentuk bidang apa saja.Mesin MRI bisa menghasilkan gambar pada bidang apa saja. Selain itu, gambar isotropik 3D juga bisa menghasilkan Multiplanar Reformation.
AplikasiCocok untuk gambar cedera tulang, paru-paru, dan dada, dan deteksi kanker. Banyak digunakan pada pasien gawat daruratCocok untuk evaluasi jaringan lunak, contoh cedera tendon dan ligamen, cedera saraf tulang belakang, tumor otak, dll.
Detail dari struktur Menghasilkan detail yang jelas dari struktur tulangKurang detail dibandingkan dengan X-ray
Detail dari jaringan lunakKeuntungan utama dari CT adalah CT bisa menggambarkan tulang, jaringan lunak, dan pembuluh darah pada saat yang bersamaanMemberikan detail jaringan tulang yang lebih daripada CT scan.
Ruang lingkup aplikasiCT bisa menggambarkan tulang di dalam tubuh dengan sangat akuratMRI lebih serba guna daripada X-Ray dan digunakan untuk memeriksa variasi kondisi media yang lebih banyak
Dasar yang digunakan untuk penggambaranMenggunakan X-ray untuk penggambaranMenggunakan bidang eksternal yang besar, denyut RF dan 3 bidang gradien yang berbeda
PrinsipRedaman X-ray dideteksi oleh sistem DAS dan protektor, diikuti oleh model math. untuk menghitung nilai pixelisme yang menjadi sebuah gambarJaringan tubuh yang mengandung atom hidrogen (contohnya dalam air) dibuat untuk memancarkan sinyal radio yang dideteksi oleh scanner. Mencari “resonansi magnetik” untuk detail fisika.
Pokok-pokok gambarDiferensiasi jaringan lunak yang baik khususnya dengan kontrass intravena. Resolusi gambar yang lebih tinggi dan artefak pergerakan yang kurang karena kecepatan penggambaran yang tinggiMenggambarkan perbedaan yang tajam antara jenis-jenis jaringan lunak yang berbeda
SejarahScanner CT yang digiatkan secara komersial pertama kali ditemukan oleh Sir Godfrey Hounsfield in Hayes, United Kingdom. Scan otak pasien pertama dilakukan pada 1 Oktober 1971MRI komersial pertama tersedia pada 1981, dengan kenaikan signifikan pada resolusi MRI dan pilihan urutan penggambaran dari waktu ke waktu.
Agen Kontras IntravenaAgen iodinasi non-ion secara kovalen mengikat iodin dan memikili efek samping yang lebih sedikit. Reaksi alergi jarang terjadi tetapi lebih umum dibandingkan kontras MRI. Risiko kontras intravena menyebabkan nefropati (khususnya pada ketidakcukupan ginjal (GFR<60), diabetes, dan dehidrasi).Reaksi alergi yang sangat jarang. Risiko reaksi pada mereka yang punya atau punya riwayat kelainan ginjal atau hati.
Tingkat kenyamanan untuk pasienJarang menimbulkan klaustrofobiaKegelisahan, khususnya kegelisahan yang disebabkan oleh klaustrifobia, umum terjadi, sebagaimana kelelahan atau gangguan akibat harus berdiam pada meja kerja untuk periode waktu yang lama.
Batasan untuk men-scan pasienPasien dengan implan metal bisa mendapat CT scan. Sesorang yang terlalu besar (yaitu lebih dari 450 lb) bisa tidak pas untuk masuk scanner CT konvensional atu bisa melebihi batas berat untuk meja bergerakPasien dengan alat pacu jantung, tato, dan implan metal terkontraindikasi karena ada kemungkinan cedera terhadap pasien atau distorsi gambar. Pasien lebih dari 350lb bisa melebihi bata berat meja. Objek feromagnetik apapun bisa menimbulkan trauma/luka bakar.

Bagaimana Cara Kerja Mesin tersebut?

Bagaimana cara kerja MRI

Menggunakan gelombang magnet dan radio yang sangat kuat, kumparan deteksi dalam scanner MRI membaca energi yang dihasilkan oleh molekul air ketika mereka menyetel ulang sendiri setelah tiap deretan RF berdenyut. Data yang dikumpulkan dikonstruksi kembali menjadi ilustrasi dua dimensi melalui axis apa pun pada tubuh. Tulang sebenarnya adalah kekosongan air dan maka dari itu tidak menghasilkan data gambar apa pun. Ini meninggalkan daerah gelap pada gambar. Scanner MRI paling tepat untuk penggambaran jaringan lunak.

Bagaimana cara kerja CT Scan

CT, Computerized Axial Tomography, menggunakan x-rays untuk menghasilkan gambar tubuh, termasuk tulang. Di dalam scanner CT tabung x-ray, (sumber) berputar di sekitar mengelilingi pasien yang terbaring di meja. Di sisi pasien yang berlawan dari tabung adalah detektor x-ray. Detektor ini menerima sinar yang melewati pasien. Sinar ini dicoba melalui 764 channel, (perkiraan angka channel). Sinyal yang diterima oleh masing-masing channel diubah ke suatu nilai 16 bit dan dikirim ke prosesor rekonstruksi. Pengukuran diambil sekitar 1000 kali per detik. Rotasi scan biasanya selama 1 sampai 2 detik. Masing-masing tampak/ potongan channel dari dari scan dibandingkan terhadap data kalibrasi scan udara, air, dan polyethylen (plastik lunak), sebelumnya didapatpada lokasi relatif yang sama. Perbedaan-perbedaan memungkinkan pixel gambar untuk mendapat nilai yang diketahui untuk sebuah substansi partikular pada tubuh tanpa memperhatikan perbedaan-perbedaan pada ukuran pasien dan faktor pemaparan. Semakin banyak sample atau tampak, maka semakin baik gambar.

Pro dan Kontra

Keunggulan MRI dibandingkan CAT Scan

  • CAT Scan menggunakan X-rays untuk membentuk gambar. MRI menggunakan sebuah bidang magnetik untuk melakukan hal yang sama dan diketahui tidak memiliki efek samping berkaitan dengan paparan radiasi.
  • MRI memberikan detail yang lebih tinggi pada jaringan lunak.
  • Satu dari keunggulan terbesar MRI adalah kemampuan untuk mengubah kontras dari gambar. Perubahan kecil pada gelombang radio dan bidang magnetik bisa seluruhnya mengubah kontras gambar. Pengaturan kontras yang berbeda akan menandai tipe jaringan yang berbeda.
  • Keunggulan lain dari MRI adalah kemampuan mengubah bidang penggambaran tanpa menggerakan pasien. Kebanyakan mesin MRI bisa menghasilkan gambar pada bidang apa pun.
  • Agen kontras juga digunakan pada MRI tetapi tidak terbuat dari iodine. Ada lebih sedikit kasus yang didokumentasikan berkaitan dengan reaksi terhadap kontras MRI dan dianggap lebih aman daripada pewarna X-Ray.
  • Untuk keperluan deteksi dan identifikasi tumor, MRI umumnya unggul. Namun, CT biasanya lebih tersedia secara menyeluruh, lebih murah, dan mungkin tidak lebih membutuhkan orang untuk dibius dan dianestesi.
  • CT mungkin bisa ditingkatkan dengan penggunaan agen kontras yang mengandung elemen dengan nomor atom yang lebih tinggi (iodine, barium) daripada daging di sekelilingnya. Agen kontras dari MRI adalah elemen yang memiliki sifat paramagnetik. Salah satu contohnya adalah gadolinium. Penggunaan Iondine bisa dihubungkan dengan reaksi alergi.

CT scan dan kanker

Radiasi dari CT scan berbahaya dan scan berulang kali bisa menyebabkan kanker. Pada artikel February 2014, New York Times melaporkan bahwa dosis radiasi CT scan (serangkaian gambar X-ray dari beberapa sudut) adalah 100 sampai 1000 kali lebih tinggi daripada X-ray konvensional. Sekali CT scan memaparkan pasien ke jumlah radiasi yang bukti epidemiologi menunjukkan bisa menjadi penyebab kanker. Risikonya telah didemonstrasikan secara langsung pada 2 studi klinis besar di Inggris dan Australia. Pada studi Inggris, anak kecil yang terekspos CT scan berulang kali didapati tiga kali lebih mungkin terjangkit leukimia dan kanker otak. Pada sebuah laporan 2011 yang disponsori oleh Susan G Komen, The Insitute of Medicine menyimpulkan bahwa radiasi dari penggambaran medis, dan hormon terapi, yang penggunaannya secara substansial menuru pada dekade terakhir, adalah penyebab lingkungan utama dari kanker payudara, dan menganjurkan wanita untuk mengurangi paparan dari CT scan yang tidak perlu.

Kelebihan CT Scan dibandingkan MRI

  • CT sangan bagus untuk penggambaran struktur tulang.
  • Beberapa pasien yang mendapat tipe-tipe tertentu dari klip beda, pecahan metalik, monitor atau alat pacu jantung tidak bisa menerima MRI.
  • Waktu yang dibutuhkan untuk percobaan total lebih singkat daripada yang diambil MR.I
  • MRI tidak bisa dilakukan pada pasien klaustropobia sebagaiman pasien harus tetap di dalam mesin yang berisik selama 20-45 menit.
  • CT scan lebih murah daripada MRI. Sebuah CT scan membutuhkan biaya $1200 sampai $3200 sementara MRI bisa membutuhkan sampai $4000.

Biaya Mesin

Tidak mengagetkan, ada beragam CT scanner yang tersedia dan ada variasi harga yang besar tergantung fitur dan mereknya. Sebuah CT scanner vanilla 4-slice membutuhkan biaya $85000 sampai $15000. Sebuah scanner 16-slice membutuhkan biaya $145000 sampai $225000 dan yang terpuncak CT scanner 64-slice bisa membutuhkan biaya sampai $450000. Mesin-mesin mungkin secara khusus memerlukan perawatan manual, yang bisa menguras biaya $10000an.

Mesin MRI tersedia dari model 1.5 T dan 3 T (T merupakan singkatan dari Tesla). Model 3T lebih mahal tetapi menawarkan kualitas gambar yang lebih tinggi dan waktu scaaning yang lebih singkat. Scanner 1.5T berkisar dari $1juta dan model 3T 50% lebih mahal. Produsen mungkin memasukkan aksesoris, seperti workstation untuk melihat gambar dan injektor kontras, dalam tanda kutip untuk MRI scanner.

Video Penjelasan

Referensi

Comments

comments