Perbedaan CIA dan FBI

CIA dan FBI

CIA (Central Intelligence Agency) merupakan badan yang beroperasi di luar Amerika Serikat yang bertugas untuk mengumpulkan informasi intelijen melalui jaringan mata-mata. Sedangkan FBI (Federal Bureau of Investigation) sendiri adalah badan yang beroperasi di dalam Amerika Serikat berperan untuk mengumpulkan informasi intelijen serta mejaga keamanan dan mengatasi kejahatan federal.

Tabel Perbandingan

CIAFBI
Berdiri18 September 194726 Juli 1908
MottoKamu akan mengetahui kebenaran dan hal itu akan membebaskan Kamu.Kesetiaan, Keberanian, Integritas
Kepanjangan dariCentral Intelligence AgencyFederal Bureau of Investigation
Markas BesarLangley, VirginiaGedung J.Edgar Hoover, Washington, D.C.
Jumlah AgenRahasia. Diperkirakan sekitar 20,00035,104 (Pada 21 Oktober 2014)
Agen KhususDirektur: John O. Brennan
Wakil Direktur: Michael J. Morell
Wakil Direktur Asosiasi: Stephanie O'Sullivan
Direktur: James Comey
Wakil Direktur: Mark Giuliano
Websitewww.cia.gov

www.fbi.gov
Anggaran TahunanRahasia$ 8.3 Milyar (Pada Tahun 2014)

Sejarah

Office of Strategic Services (OSS) sebagai pelopor terbentuknya CIA. CIA merupakan badan intelijen yang berdiri pada tahun 1942 selama berlangsungnya Perang Dunia II namun dihapuskan setelah perang kemudian fungsinya dipindahkan ke Departemen Negara dan Perang. Presiden Truman yang menandatangani Undang-Undang Keamanan Nasional pada tahun 1947 dan menjadi dasar berdirinya CIA. Lalu Undang-Undang Keamanan Nasional dibebankan kepada CIA dengan mengkoordinasi dan menghubungkan kegiatan intelijen negara serta melakukan evaluasi dan menyebarkan informasi intelijen yang mempengaruhi keamanan nasional.

FBI merupakan kekuatan agen khusus yang dibentuk di tahun 1908 oleh Jaksa Agung Charles Bonaparte selama masa Presiden Theodore Roosevelt. Badan ini berdiri ketika progresivisme sedang bangkit di Amerika dan memenuhi kebutuhan akan penegakan hukum serta keamanan antar negara. Agen pertama FBI berasal dari Agen Rahasia Amerika Serikat. Ketika didirikan, FBI dipanggil dengan julukan Bureau of Investigation. Pada tahun 1932, nama FBI diubah menjadi Bureau of Investigation Amerika Serikat, kemudian pada tahun 1933 berubah nama Division of Investigation (DOI) dan akhirnya pada tahun 1935 badan ini bernama Federal Bureau of Investigation (FBI). J.Edgar Hoover merupakan presiden pertama FBI dengan masa jabatan selama 48 tahun. Kemudian setelah Undang-Undang disahkan, masa jabatan sebagai presiden FBI hanya boleh dipegang selama 10 tahun saja.

Misi dan Fungsi CIA dan FBI

CIA

CIA memiliki misi utama yaitu untuk mengumpulkan, mengevaluasi dan menyebarkan informasi intelijen asing demi membantu presiden dan membantu para pembuat kebijakan pemerintah Amerika Serikat dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan keamanan nasional. CIA tidak memiliki peran dalam membuat kebijakan, namun yang mereka lakukan adalah memberikan sumber terpercaya mengenai informasi intelijen asing. CIA juga terlibat dalam aksi rahasia dengan presiden sesuai dengan hukum yang berlaku.

CIA merupakan badan intelijen internasional yang bertugas untuk mengumpulkan informasi keamanan nasional yang berkaitan dengan pemerintahan luar negeri, perusahaan dan individu serta menyerahkan informasi tersebut kepada pemerintah Amerika Serikat. Selain itu, CIA juga menyediakan intelijen untuk menginformasikan operasi tempur angkatan bersenjata Amerika Serikat di negara-negara seperti Irak dan Afghanistan. CIA merupakan sebuah badan yang terkenal karena tuduhan rekayasa kudeta di berbagai negara dimana para penguasa (biasanya diktator) tidak ramah terhadap Amerika Serikat bahkan untuk pembunuhan para pemimpin seperti yang terjadi pada Fidel Castro dari Kuba.

FBI

FBI berperan sebagai badan yang menangani intelijen dan ancaman domestik berkoordinasi dengan National Security Organization. FBI memiliki beberapa misi yaitu untuk melindungi dan membela Amerika Serikat terhadap teroris dan ancaman intelijen asing, untuk menjunjung dan menegakkan hukum pidana Amerika Serikat, dan untuk memberikan kepemimpinan dan layanan peradilan pidana federal bagi negara bagian, kota, dan badan-badan internasional dan mitra.

Selain memiliki tugas utama sebagai sebuah badan penegak hukum, FBI juga mengumpulkan informasi dari  intelijen yang berkaitan dengan keamanan yang terjadi di dalam negeri serta menyelidiki kejahatan federal seperti penculikan, penggelapan pajak dan penipuan sekuritas. Pada dasarnya FBI termasuk ke dalam departmen kepolisian nasional. FBI sangat berperan di dalam negeri sedangkan CIA memiliki mata-mata yang bekerja di luar negeri untuk mencegah adanya ancaman keamanan nasional. Segala permasalahan seperti terorisme, perang intelijen, serangan cyber, korupsi, tugas melindungi hak-hak sipil, berurusan dengan pemerasan, penipuan, obat-obat terlarang dan kejahatan berat lainnya juga merupakan tugas dan tanggung jawab di bawah naungan FBI.

Struktur Organisasi CIA dan FBI

CIA memiliki kantor eksekutif dan empat direktorat utama:

  • Direktorat Intelijen yang bertanggung jawab untuk segala sumber penelitian intelijen dan analisis.
  • National Clandestine Service yang bertugas untuk melakukan pengumpulan intelijen klandestin dan tindakan rahasia.
  • Direktorat Dukungan yang menyediakan dan memberikan keperluan “rumah tangga” berhubungan dengan fungsi administrasi.
  • Direktorat Sains dan Teknologi bertugas untuk menciptakan dan menerapkan teknologi inovatif dalam mendukung misi pengumpulan intelijen.

FBI merupakan bagian dari Departemen Kehakiman. Hal tersebut diatur dalam Kantor Direktur (yang menangani fungsi administratif) dengan lima cabang fungsional:

  • Cabang Keamanan Nasional
  • Cabang Pidana, Cyber, Tanggapan dan Pelayanan
  • Cabang Sumber Daya Manusia
  • Cabang Sains dan Teknologi
  • Cabang Informasi dan Teknologi

Cara Bergabung dengan CIA atau FBI

Untuk bergabung dengan CIA harus warga negara AS dengan usia di atas 18 tahun dan lulusan SMA. Bagi warga negara dengan gelar sarjana diperlukan sebagai perwira di luar negeri, analis intelijen dan posisi non utama lainnya. Warga negara dengan kemampuan bahasa asing juga sangat diperlukan untuk bergabung dengan CIA.

Untuk bergabung dengan FBI harus warga negara AS tanpa memiliki catatan kriminal, menempuh gelar sarjana selama 4 tahun dan lulus tes dasar. Mereka juga harus lolos dalam tes kebugaran fisik dan poligraph. Bagi pelamar yang terpilih harus menjalani pelatihan di akademi FBI selama 21 minggu.

Video Perbandingan

Referensi:

Comments

comments