Perbedaan Bakteri dan Virus

Bakteri dan Virus

Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal, prokariotik yang hidup dalam jumlah banyak di kedua inang hidup dan di semua area planet (yaitu: tanah, air). Menurut sifatnya, mereka bisa “baik” (menguntungkan) atau buruk (membahayakan) untuk kesehatan tanaman, manusia, dan binatang lain yang melakukan kontak dengan mereka. Virus adalah aselular (tidak memiliki struktur sel) dan memerlukan inang hidup untuk bertahan; virus menyebabkan penyakit pada inangnya, yang menyebabkan reaksi imun. Bakteri itu hidup, sementara ilmuwan tidak yakin apakah virus itu hidup atau tidak hidup; secara umum, virus dianggap tidak hidup.

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri berbahaya hampir selalu bisa disembuhkan dengan antibiotik. Sementara beberapa virus dapat divaksinasi, kebanyakan, seperti HIV dan virus yang menyebabkan pilek umum, tidak bisa disembuhkan, meskipun gejalanya bisa ditangani, berarti inang hidung harus memiliki sistem kekebalan yang cukup untuk bertahan terhadap infeksi.

Tabel Perbandingan

BakteriVirus
RibosomAdaTidak ada
Dinding selPetidoglycan / LipopolysaccharideTidak ada dinding sel. Lapisan protein ada sebagai gantinya.
Atribut hidupOrganisme hidupOpini berbeda apakah virus adalah suatu bentuk hidup atau struktur organik yang berinteraksi dengan organisme hidup
Pengenalan (dari Wikipedia)Bakteri merupakan sebuah domain besar dari mikroorganisme prokariotik. Khususnya panjangnya beberapa mikrometer, bakteri memiliki beberapa bentuk, berkisar dari bola sampai cambuk, dan spiralVirus adalah agen infeksi kecil yang bereplika hanya di dalam sel hidup dari organisme lain.
Inti selTidak adaTidak ada
ReproduksiMembelah diri-suatu bentuk reproduksi aseksualMembelah diri-suatu bentuk reproduksi aseksual
Menyerang sel inang dan mengambil alih sel menyebabkannya membuat salinan DNA/RNA virus. Menghancurkan sel inang menyebarkan virus baru
Jumlah selUniselular, satu selTidak memiliki sel, tidak hidup
StrukturDNA dan RNA mengambang bebas pada sitoplasma. Memiliki dinding sel dan membranDNA atau RNA tertutup di dalam lapisan protein.
PenangananAntibiotikVaksin mencegah penyebaran dan obat antiviral membantu memperlambat reproduksi tetapi tidak dapat berhenti sepenuhnya.
EnzimYaYa, beberapa
VirulensiYaYa
InfeksiLokalSistemik
KeuntunganBeberapa bakteri menguntungkan (yaitu beberapa bakteri yang diperlukan pada usus)Virus tidak menguntungkan. Namun virus tertentu bisa menghancurkan tumor otak. Virus bisa berguna pada rekayasa genetika.
UkuranLebih besar (1000nm)Lebih kecil (20-40nm)

Perbedaan Virus – Bakteri

  • Virus adalah bentuk hidup yang paling kecil dan sederhana yang diketahui. Mereka 10 sampa 100 kali lebih kecil dari bakteri.
  • Perbedaan terbesar antara virus dan bakteri adalah bahwa virus harus memiliki inang hidup-seperti tanaman atau hewan- untuk memperbanyak diri, sementara kebanyakan bakteri bisa tumbuh pada permukaan tidak hidup.
  • Bakteri adalah organisme interselular (yaitu mereka hidup di antara sel-sel); sementara virus adalah organisme intraselular (mereka masuk ke sel inang dan hidup di dalam sel). Mereka mengubah material genetika sel inang dari fungsi normal menjadi memproduksi virus itu sendiri.
  • Ada beberapa bakteri yang berguna tetapi semua virus berbahaya.
  • Antibiotik tidak bisa membunuh virus, tetapi bisa membunuh hampir semua bakteri, dengan pengecualian kebanyakan bakteri gram negatif.
  • Contoh penyakit yang disebabkan bakteri adalah radang tenggorokan dan contoh dari penyakit yang disebabkan virus adalah flu.

Perbedaan Dalam Reproduksi

Bakteri membawa semua kelengkapan (sel organel) diperlukan untuk tumbuh dan perbanyakan. Bakteri biasanya berkembang biak secara aseksual. Dalam kasus reproduksi seksual, beberapa material genetika plasmid bisa diturunkan melalui bakteri. Di sisi lain, virus utamanya membawa informasi-sebagai contoh, DNA atau RNA, dikemas dalam lapisan membran dan atau protein. Virus memanfaatkan sel inang untuk bereproduksi. Kaki-kaki mereka menempel pada permukaan sel, lalu material genetik yang terkandung di dalam kepala virus dimasukkan ke dalam sel. Material genetik ini bisa menggunakan sel untuk menghasilkan protein sendiri dan atau bagian kecil virus, atau bisa digabungkan ke dalam DNA/RNA sel dan diterjemahkan kemudian. Ketika virus “bayi” cukup diproduksi, sel pecah, melepas partikel virus yang baru. Dalam beberapa hal, virus tidak benar-benar “hidup”, tetapi merupakan informasi dasar (DNA atau RNA) yang mengambang di sekitar sampai mereka menjumpai inang hidup yang cocok.

Hidup Vs Tidak Hidup

Bakteri adalah organisme hidup tetapi beberapa opini berbeda mengenai virus. Virus adalah struktur organik yang berinteraksi dengan organisme hidup. Virus menunjukkan karakteristik kehidupan seperti memiliki gen, berevolusi dari seleksi alam, bereprokduksi dengan membuat penggandaan salinan diri mereka melalui perakitan diri. Tetapi virus tidak memiliki struktur sel atau metabolisme sendiri; mereka memerluka sel inang untuk bereproduksi. Harus digaris bawahi bahwa spesies bakteru seperti rickettsia dan chlamydia dianggpap organisme hidup kendati pembatasan yang sama tentang ketidakmampuan bereproduksi tanpa sel inang

Referensi:

Comments

comments