Antibiotik dan Vaksin

Baik antibiotik maupun vaksin keduanya digukana untuk melawan bakteri, namun keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Vaksin digunakan untuk mencegah penyakit, sedangkan antibiotik untuk menangani penyakit yang sudah terjangkit.

AntibiotikVaksin
DefinisiAntibiotik adalah molekul kecil, baik alami maupun sintetis, yang efektif untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh organisme seperti bakteri, jamur dan protozoa.Vaksin adalah organisme yang mati atau tidak aktif, yang digunakan untuk memberikan imunitas pada suatu infeksi atau penyakit
Jenis1. Inhibitor sintetis dinding sel bakteri (golongan: Penisilin, Polipeptida dan Selafolosporin)
2. Inhibitor transkripsi dan replikasi (golongan Quinolone)
3. Inhibitor Sintesis protein (golongan Makrolida, Aminoglikosida, dan Tetrasiklin)
4. Inhibitor fungsi membran sel (contoh: Ionomisin, valinomisin)
5. Inhibitor fungsi sel lainnya (golongan sulfa)
6. Antimetabolit (azaserine)
1. Vaksin hidup yang dilemahkan (contoh: vaksin cacar air)
2. Vaksin tidak aktif (contoh: vaksin BCG)
3. Toxoid - racun yang tidak aktif (contoh: difteri, tetanus)
4. Subunit vaksin - hanya beberapa bagian dari penyakit yang menyababkan virus yang digunakan sebagai vaksin (contoh:hepatitis C)
Efek Sampingdiare, mual, kehilangan nafsu makan dan alergidemam, menggigil, sakit kepala, kulit kemerahan, otot dan sendi nyeri
Sumbermikroorganismemikoorganisme, virus, antigen

Comments

comments